Find and Follow Us

Minggu, 21 April 2019 | 03:32 WIB

Tertekan 0,1% ke 6.511.14

IHSG Gagal Jaga Penguatan di Awal Sesi

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 11 Februari 2019 | 10:11 WIB
IHSG Gagal Jaga Penguatan di Awal Sesi
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG tidak dapat mempertahankan penguatan di awal perdagangan Senin (11/2/2019) dengan turun 0,1% di 6.511,14 dari level tertinggi sementara di 6.535,17 setelah dibuka di 6.523,702.

Volume perdagangan mencapai 3,7 miliar saham senilai Rp1,85 triliun sebanyak 112.512 kali transaksi. Indeks mendapat dukungan dari 157 saham menguat, 190 saham melemah dan 117 saham belum mengalami perubahan.

Untuk pembelian investor asing sebesar Rp461,28 miliar. Sedangkan penjualan investor asing mencapai Rp436,21 miliar. Jadi perdagangan awal sesi I sementara mengalami net foreign buy sebesar Rp25,07 miliar.

Indeks LQ45 turun 0,2%, indeks IDX30 turun 0,2%, indeks JII turun 0,4%, indeks ISSI melemah 0,1%, indeks SMInfra18 turun 0,1%.

Saham yang masuk dalam net foreign buy antara lain saham TLKM mencapai Rp76,8 miliar di harga RP3.910, saham BDMN sebesar Rp29,71 miliar di harga Rp9.150 saham BMRI mencapai Rp17,7 miliar di harga Rp7.575, saham BNLI sebesar Rp7,9 miliar di harga Rp1.140, saham PGAS mencapai Rp6,7 miliar di harga Rp2.500.

Untuk saham yang masuk dalam net foreign sell seperti saham ASII mencapai Rp50,3 miliar di harga Rp8.100, saham UNTR sebesar Rp14,3 miliar di harga Rp25.475, saham BBTN sebesar Rp11,2 miliar di harga Rp2.690, saham MNCN mencapai Rp8,1 miliar di harga Rp860, saham ADRO sebesar Rp7,5 miliar di harga Rp1.290, saham SMGR mencapai Rp7,1 miliar di harga Rp12.450.

Komentar

Embed Widget
x