Find and Follow Us

Kamis, 25 April 2019 | 05:20 WIB

Bursa Asia Tergelincir di Awal Sesi

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 8 Februari 2019 | 07:33 WIB
Bursa Asia Tergelincir di Awal Sesi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Tokyo - Bursa saham di Asia tergelincir dalam perdagangan Jumat pagi (8/2/2019) di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pertarungan perdagangan antara AS dan China.

Nikkei 225 Jepang turun 1,23 persen karena indeks kelas berat Fast Retailing turun 0,87 persen. Topix turun 1,26 persen. Indeks Kospi di bursa Korea Selatan juga tergelincir 0,66 persen, seperti mengutip cnbc.com.

Indeks ASX 200 di bursa Australia tergelincir 0,4 persen dalam perdagangan pagi karena sebagian besar sektor mengalami penurunan. Subindex energi turun 2,03 persen karena stok minyak turun karena penurunan harga minyak mentah Kamis.

Saham Santos turun 3,39 persen, Woodside Petroleum merosot 1,67 persen dan Beach Energy turun 5,66 persen.

Pada hari Kamis, kepercayaan investor berubah karena menjadi jelas bahwa pertemuan perdagangan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping tidak akan terjadi sebelum batas waktu Maret yang penting.

China dan AS memiliki waktu hingga awal Maret untuk mencapai kesepakatan perdagangan. Kalau tidak, tarif tambahan untuk barang-barang Cina mulai berlaku. Sumber itu mengatakan pertemuan antara Xi dan Trump dapat terjadi tak lama setelah batas waktu berlalu. Tetapi mencatat kedua belah pihak memiliki terlalu banyak pekerjaan di depan mereka. Trump kemudian mengkonfirmasi bahwa dia tidak akan bertemu Xi sebelum batas waktu.

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow mengatakan sebelumnya pada hari Kamis bahwa China dan AS masih jauh untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

"Asumsi lama kami adalah AS pada akhirnya akan mengenakan tarif 25% untuk semua impornya dari China," Joseph Capurso, ahli strategi mata uang senior di Commonwealth Bank of Australia, mengatakan dalam catatan pagi.

"Dalam penilaian kami, ekonomi Tiongkok dapat menyerap kenaikan tarif tetapi itu akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi China melambat secara moderat," kata Capurso.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 220,77 poin menjadi 25.169,53 sementara S&P 500 turun 0,94 persen menjadi 2.706,05. Nasdaq Composite tergelincir sekitar 1,2 persen menjadi 7.288,35.
Mata uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir diperdagangkan di 96,507 setelah melihat posisi terendah di bawah 96,4 kemarin.

Yen Jepang diperdagangkan pada 109,77 terhadap dolar setelah menyentuh posisi terendah di atas 110 kemarin. Dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,7092 setelah melihat pelemahan lanjutan setelah penurunan tajam dari level mendekati $ 0,7260 pada hari Rabu.

Komentar

x