Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 18:38 WIB

PT Vale Indonesia Berhasil Raih Laba US$60.512

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 3 Februari 2019 | 08:27 WIB

Berita Terkait

PT Vale Indonesia Berhasil Raih Laba US$60.512
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat
laba bersih menjadi US$60.512 per 31 Desember 2018 dari periode yang sama tahun 2017 yang mengalami kerugian sebesar sebesar US$15.271.

Pada periode ini perseroan mencatat pendapatan naik menjadi US$776.900 dari US$629.334. Untuk beban pokok pendapatan menjadi US$672.899 dari US$622.780. Jadi laba bruto naik menjadi US$104.001 dari US$6.554.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan ini. Untuk pendapatan lainnya menjadi US$5.641 dari US$353. Untuk beban usaha menjadi US$11.578 dari US$11.339. Sedangkan beban lainnya menjadi US$13.210 dari US$13.546. Jadi laba usaha menjai US$84.854 dari rugi usaha sebesar US$17.978.

Sementara perseroan masih mencatat pendapatan keuangan sebesar US$4.552 dari US$2.763. Biaya keuangan turun menjadi US$6.789 dari US$7.805. Jadi biaya keuangan bersih tercatat menurun menjadi US$2.237 dari US$5.042.

Sedangkan laba sebelum pajak naik menjadi US$82.617 dari rugi sebelum pajak US$23.020. Beban pajak penghasilan menjadi US$22.105 dari US$7.749. Jadi periode ini perseroan mencatat bersih menjadi US$60.512 dari rugi bersih 2017 sebesar US$15.271.

Sementara laba komprehensif menjadi US$64.360 dari kerugian komprehensif sebesar US$15.222 setelah mencatat total penghasilan komprehensif lain sebesar US$3.848 dari US$94. Sementara untuk tota liabilitas menjadi US$318.725 dari US$365.192.

Sedangkan untuk total aset naik tipis menjadi US$2.202.452 dari US$2.184.559.

Vale Indonesia Tbk (dahulu International Nickel Indonesia Tbk) (INCO) didirikan tanggal 25 Juli 1968 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1978.

Ruang lingkup kegiatan INCO adalah dalam eksplorasi dan penambangan, pengolahan, penyimpanan, pengangkutan dan pemasaran nikel beserta produk mineral terkait lainnya. Saat ini, INCO menambang bijih nikel dan memprosesnya menjadi nikel dalam matte (produk yang digunakan dalam pembuatan nikel rafinasi) dengan penambangan dan pengolahan terpadu di Sorowako Sulawesi.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Vale Indonesia Tbk, antara lain: Vale Canada Limited (58,73%) dan Sumitomo Metal Mining Co, Ltd. (20,09%). Vale Canada Limited merupakan induk usaha INCO sedangkan Vale S.A., sebuah perushaaan yang didirikan di Brasil merupakan pengendali utama INCO.

Saham INCO pada penutupan Jumat (1/2/2019) di Rp3.780 per saham dari pembukaan Rp3.850 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham INCO di Rp4.660 per saham pada penutupan 30 Juli 2018. Sedangkan harga terendah di Rp2.750 per saham pada penutupan 27 November 2018.

Komentar

x