Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 16:09 WIB

Pekan Depan, Darmin Optimis Rupiah Berotot

Sabtu, 2 Februari 2019 | 04:29 WIB
Pekan Depan, Darmin Optimis Rupiah Berotot
Menko Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution melihat masih ada ruang bagi penguatan rupiah. Meski kurs pada Jumat (1/2/2019), menembus Rp13.900 per US$.

"Ini belum mencapai fundamentalnya, karena masih ada ruang," kata Darmin saat ditemui di Jakarta.

Darmin mengatakan, pergerakan rupiah masih tergantung dengan kondisi perekonomian global, terutama potensi normalisasi kebijakan moneter di AS atau potensi terjadinya perang dagang.

Namun, ia memastikan mata uang rupiah bisa kembali pada level, ketika kondisi global relatif stabil pada awal 2018, yang waktu itu bisa mencapai kisaran Rp13.300-Rp13.500 per US$. "Nilai fundamental harus lebih kuat dari level sekarang," kata Darmin.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi, bergerak menguat enam poin menjadi Rp13.967 per US$, dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.973 per US$.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh membaiknya data inflasi pada Januari 2019.

Menurut Ahmad, inflasi yang cukup rendah tersebut kemungkinan dapat menjaga fundamental rupiah tetap kuat dalam jangka menengah. Dari sisi eksternal, dolar AS diperkirakan masih melemah terhadap beberapa mata uang utama dunia yang dipicu oleh pernyataan "dovish" Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell. [tar]

Komentar

Embed Widget
x