Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 11:31 WIB

Ancang-ancang ANTM Genjot Produksi Feronikel

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 2 Februari 2019 | 00:09 WIB
Ancang-ancang ANTM Genjot Produksi Feronikel
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, tahun ini, produksi Feronikel diharapkan bisa dikerek hingga 30.000 ton (TNi).

Target produksi Feronikel sebesar 30.000 TNi ini, meningkat 23% dari target 2018 sebesar 24.652 TNi. "Feronikel kami tingkatkan sampi 30 ribu ton (TNi)," kata Arie dalam acara PT Inalum di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Dia mengtakan, peningkatan produksi ini karena kapasitas smelter atau pemurnian hasil mineral meningkat. Peningkatan itu karena smelter di beberapa tempat milik perusahaan sudah selesai.

"Kapasitas smelter 13.500. Selain itu kan ada GB Gavernis di Tanjung Buli. Ini lagi financing, diharapkan mungkin dalam dua bulan lagi sudah bisa selesai," ujar dia.

Sementara untuk produksi emas, kata dia, masih sama dengan tahun 2018 lalu yakni sebesar 2 ton. Meski mematok angka itu, pihaknya akan lebih fokus memproduksi emas. "Tahun 2019 kami akan fokus ke emas," kata dia.

Nah, untuk bijih nikel, Antam mematok target produksi sebanyak 10,5 juta wet metric ton (wmt), meningkat 14% dari tahun 2018 yang sebesar 9,2 juta wmt. Sedangkan target penjualannya sebesar 8 juta wmt atau naik 18% dari tahun 2018 yang ada di angka 6,7 juta wmt.

Sementara untuk komoditas bauksit, Antam menargetkan produksi tahun ini sebanyak 3,1 juta wmt atau naik 152% dari tahun 2018 yang sebesar 1,2 juta wmt. Targetnya, Antam mampu menjual 3,2 juta wmt bauksit atau meningkat 140% dari tahun lalu yang sebanyak 1,3 juta wmt.

Adapun pada tahun 2018 lalu, Antam mengklaim menorehkan capaian produksi dan penjualan feronikel serta penjualan emas yang tertinggi sepanjang sejarah. Dikutip dari situs resmi Antam, pada tahun lalu, volume produksi unaudited feronikel sebesar 24.868 TNi, sedangkan untuk penjualan unaudited feronikel pada tahun 2018 sebanyak 24.135 TNi.

Sementara untuk emas, Antam mencatatkan volume penjualan unaudited sebesar 28.258 kg atau naik 114% dibanding tahun 2017 yang sebesar 13.202 kg. Adapun, pada tahun lalu volume produksi unaudited emas Antam stabil di angka 1.953 kg.[ipe]

Komentar

x