Find and Follow Us

Kamis, 25 April 2019 | 05:09 WIB

Kuasai Holcim, SMGR Rogoh Rp12,95 Triliun

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 31 Januari 2019 | 13:12 WIB
Kuasai Holcim, SMGR Rogoh Rp12,95 Triliun
(Foto: Riset)

INILAHCOM, Jakarta - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) resmi menguasai 6,179 miliar saham atau 80,6% saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMBC) milik Holderfin BV. Senilai p12,958 triliun.

Hal itu dibenar Sekretaris Perusahaan SMGR, Agung Wiharto kepada media, Jakarta, Kamis (31/1/2019). "Benar hari ini kami selesaikan transaksi pembelian 80,6% saham SMBC," kata dia.

Berdasarkan pantauan nilai transaksi tersebut senilai Rp12,95 triliun atas 6,18 miliar saham. Dengan demikian SMGR membeli Rp2.097 perlembar saham .
Seperti diketahui, SMGR dan Holderfin BV. telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Bersyarat senilai US$917 juta pada 12 November 2018.

Lebih lanjut, Direktur Utama SMGR, Hendi Prio Santoso menyampaikan beberapa tujuan strategis atas aksi korporasi ini, antara lain; untuk dapat mempertahankan posisi sebagai penguasa pasar semen di Indonesia.

"Dalam situasi industri semen nasional yang semakin kompetitif, kombinasi antara Semen Indonesia dan Holcim Indonesia akan membuat foot print kami semakin besar dan kuat," kata Hendi.

Hendi menambahkan, akuisisi ini akan memperkuat jaringan penjualan dan produksi yang lebih luas, meningkatkan kemampuan untuk menawarkan produk yang semakin beragam bagi para pelanggan, serta menawarkan berbagai peluang yang lebih baik bagi para karyawan, pemasok, para rekanan dan pemangku kepentingan perusahaan.

"Selain akan menjadikan Semen Indonesia Group sebagai perusahaan semen terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan kapasitas 53 juta ton semen per tahun, transaksi ini juga merupakan wujud nyata sumbangsih BUMN dalam meningkatkan ketahanan industri semen nasional yang akan mendukung pembangunan berkesinambungan di tanah air," jelas Hendi.

Selanjutnya, berdasarkan POJK 9/2018, setelah transaksi pengambilalihan saham ini terlaksana, Semen Indonesia akan menyampaikan pernyataan Penawaran Tender Wajib atas 1,483 miliar lembar saham atau setara 19.4% kepemilikan saham Holcim Indonesia yang dimiliki oleh pemegang saham publik, kepada OJK.

Untuk diketahui, Holcim Indonesia merupakan perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia, memiliki 4 pabrik semen dengan kapasitas 14,8 juta ton per tahun dan 30 fasilitas ready-mix.

Pengambilalihan saham Holcim Indonesia ini akan semakin memperkuat posisi Semen Indonesia di pasar domestik.

Semen Indonesia akan dapat memperluas jaringan pabrik semennya di dalam negeri, memperluas diversifikasi jenis produk yang ditawarkan, meningkatkan efisiensi khususnya biaya distribusi dan bahan baku, sekaligus memperkuat posisi bisnis ready mix dengan berbagai variasi produk dan solusi yang dapat meningkatkan nilai tambah kepada para stakeholders. [ipe]




Komentar

x