Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Februari 2019 | 03:15 WIB

Gara-gara Bursa China, IHSG Terkulai 0,37%

Senin, 28 Januari 2019 | 19:08 WIB

Berita Terkait

Gara-gara Bursa China, IHSG Terkulai 0,37%
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (28/1/2019), ditutup melemah. Rupanya mengikuti pelemahan bursa saham China.

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI), mengalami pelemahan 24,13 poin, atau setara 0,37% menjadi 6.458,71. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan, atau indeks LQ45 bergerak turun 6,65 poin, atau setara 0,65% menjadi 1.019,14.

"Ternyata, pergerakan IHSG mengikuti pergerakan dari bursa dalam skala global yang rata-rata mengalami pelemahan," kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Menurut dia, sentimen terkait dengan perlambatan pertumbuhan industri di China, berdasarkan data China's Industrial Profits per Desember 2018 turun menjadi 10,13% dari sebelumnya 11,8%. Kondisi ini membuat Bursa Shanghai berbalik memerah, padahal sebelumnya hijau. "Selain itu adalah terkait dengan sentimen negatif dari penurunan harga minyak dunia," ujar Nafan.

Sementara, analis BNI Sekuritas William Siregar mengatakan, IHSG yang pada Senin ini diprediksi menguat, didukung berakhirnya penutupan pemerintahan (government shutdown) Amerika Serikat, justru melemah seiring kekhawatiran perlambatan ekonomi China.

"Penurunan indeks hari ini memang tidak lepas dari penurunan pada indeks Tiongkok setelah merespon data laba industri yang lebih rendah, yang memperkuat kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi," ujarnya.

Dibuka menguat, IHSG sempat bertahan di zona hijau hingga jelang siang hari. Namun pada sesi kedua, IHSG terus berada di zona merah hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi lepas saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp661,58 miliar.

Frekuensi perdagangan saham pada Jumat tercatat sebanyak 509.488 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,26 miliar lembar saham senilai Rp9,99 triliun. Sebanyak 171 saham naik, 230 saham menurun, dan 145 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 124,56 poin (0,6%) ke 20.649, indeks Hang Seng menguat 7,77 poin (0,03%) ke 27.576,96, dan indeks Strait Times melemah 2,75 poin (0,09%) ke posisi 3.199,5.[tar]

Komentar

x