Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 18:32 WIB

Segera Merger

BEI Hentikan Sementara Transaksi Saham BDMN & BBNP

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 21 Januari 2019 | 09:33 WIB
BEI Hentikan Sementara Transaksi Saham BDMN & BBNP
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas bursa menghentikan sementara perdagangan saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan saham PT Bank Nusantara Parahyanan Tbk (BBNP) mulai perdagangan sesi I perdagangan pagi hari ini.

Kedua emiten ini telah memohon penghentian sementara sejak 18 Januari 2019. Langkah ini untuk menjaga perdagangan yang wajar, teratur dan efisien. Penghentian dilakukan di seluruh pasar. BEI mengharapkan para pemangku kepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (21/1/2019).

Pada akhir pekan lalu, kedua emiten ini telah menginformasikan untuk rencana penggabungan usaha antara Bank Danamon dan Bank BNP.

Pertimbangan transaksi ini karena memiliki pemegang saham pengendali yang sama, yaitu secara langsung dan tidak langsung MUFG Bank Ltd, sebelumnya dikenal sebagai Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ atau BTMU.

Transaksi ini dapat mempengaruhi harga efek PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk pada BEI, calon pemodal atau pihak lain yang berkepentingan dengan informasi ini.

Para pihak diminta berhati-hati dlam melakukan perdagangan saham.

Bank BNP semula didirikan dengan nama PT Bank Pasar Karya Parahyangan yang berorientasi bisnis pada usaha retail, kemudian pada bulan Juli 1989 ditingkatkan statusnya menjadi Bank Umum Nasional dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan jasa perbankannya lebih luas dan dapat membidik sector ekonomi yang lebih besar lagi, sekaligus berganti nama menjadi PT Bank Nusantara Parahyangan.

Pada Agustus 1994, untuk melayani ragam transaksi dan akses perdagangan yang lebih luas khususnya untuk transaksi valuta asing dan perdagangan luar negeri melalui transaksi ekspor dan impor, maka Bank BNP melengkapi ijin operasionalnya dengan izin sebagai Bank Devisa.

Pada tanggal 17 Desember 2007, kepemilikan mayoritas saham Bank BNP telah beralih kepada ACOM CO., LTD. Japan (ACOM) dan The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ, Ltd. (BTMU) melalui akuisisi saham sebanyak 75,41% saham Bank BNP, di mana ACOM menguasai 55,41% dan BTMU menguasai 20% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan Bank BNP, sehingga dengan demikian keduanya menjadi Pemegang Saham Pengendali Bank BNP.

Komentar

Embed Widget
x