Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Februari 2019 | 04:00 WIB
Hightlight News

IHSG di Area Jenuh Beli

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 21 Januari 2019 | 00:15 WIB

Harapan Damai AS-China

IHSG di Area Jenuh Beli
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG masih dalam tren positif, namun sudah memasuki area jenuh beli, meskipun potensi penguatan IHSG masih ada, tapi cenderung terbatas. IHSG masih berpotensi mencoba menuju level psikologis 6.500.

Menurut praktisi pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko, secara teknikal IHSG masih konsisten di jalur kenaikan dengan berada di fase uptrend, sejak menembus ke atas resistance area konsolidasi jangka menengahnya di level 6.117.

"IHSG terus berada di jalur bullish dengan bergerak naik di dalam uptrend channelnya. Indikator teknikal MACD yang terus bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih berada di fase uptrend dan cenderung melanjutkan pergerakan positifnya," katanya, Minggu (20/1/2019).

Sesuai perkiraan pekan lalu, IHSG berhasil mencapai target di level 6.445 dan terbuka peluang untuk penguatan lebih lanjut menuju target berikutnya di level 6.500. "Sementara apabila terjadi aksi profit taking wajar, maka IHSG akan mencoba bertahan di support terdekat di level 6.355."

Pekan ini tidak ada data dan kejadian ekonomi domestik penting yang ditunggu oleh pelaku pasar. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian para investor pada pekan ini, diantaranya adalah Senin 21 Januari 2019, Rilis data GDP China.

Selasa 22 Januari 2019, Rilis data pendapatan Inggris. Rabu 23 Januari 2019, Rilis data perdagangan dan kebijakan suku bunga Jepang serta konferensi pers BOJ. Kamis 24 Januari 2019, Rilis data pekerjaan dan tingkat pengangguran Australia, Konferensi Pers ECB.

Di tengah minimnya sentimen dari dalam negeri, maka pergerakan IHSG pekan ini akan dipengaruhi oleh sentimen ekternal. Sentimen yang diperkirakan dapat mempengaruhi pergerakan IHSG terutama terkait kelanjutan hasil Brexit Vote dan rilis data GDP China.

Pertumbuhan ekonomi China akan menjadi parameter dan optimisme bagi pelaku pasar global jika hasilnya positif, karena kinerja mereka sedang terhambat akibat dari perang dagang. Selain itu rilis data pertumbuhan ekonomi China, juga dapat mempengaruhi harga komoditas dunia sehingga dapat berefek pada pergerakan harga saham-saham di sektor pertambangan.
 

1 2

Komentar

x