Find and Follow Us

Rabu, 24 Juli 2019 | 11:28 WIB

Aksi Jual di Saham Unggulan

IHSG Bisa Naik 0,2% ke 6.285,19 di Awal Sesi

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 10 Januari 2019 | 09:23 WIB
IHSG Bisa Naik 0,2% ke 6.285,19 di Awal Sesi
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG mampu menguat 0,2% ke 6.285,19 dari pembukaan di 6.272,23 pada awal perdagangan Kamis (10/1/2019). Meskipun indeks memantul ke bawah setelah menyentuh level 6.302,61.

Volume perdagangan mencapai 1,09 miliar saham senilai Rp603,95 miliar sebanyak 51.135 kali transaksi. Saham unggulan lebih banyak dijual investor. Indeks bergerak seiring dengan 162 saham menguat, 75 saham melemah dan 137 saham belum mengalami perubahan.

Indeks LQ45 cenderung naik 0m7%, indeks JII turun 0,03%, ISX30 cenderung naik 0,08%, Pelemahan saham sektor aneka industri hingga 1,6% menghambat kenaikan indeks. Pelemahan diikuti saham sektor infrastruktur yang turun 0,09%. Sedangkan penguatan dipimpin saham perkebunan yang naik 0,8%, diikuti saham sektor industri dasar di 0,7%.

Saham yang menguat seperti saham BEEF naik 39,41% ke Rp474, saham PSSI naik 7,7% ke Rp180, saham BEST naik 4,5% ke Rp230, saham DMAS naik 2,9% ke Rp175%, saham GMFI naik 2,6% ke Rp230.

Saham yang melemah seperti saham ISAT turun 13,7% ke Rp1.940, saham BTON turun 6,3% ke Rp264, saham BGTG turun 4,2% ke Rp90, saham ITMG turun 3,01% ke Rp21.775, saham PTPP turun 2,2% ke Rp2.140, saham ASII turun 2,1% ke Rp8.025.

Menurut analis saham Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, pergerakan akan cenderung negatif jika break out level support MA5 dengan potensi lanjut melemah hingga lower bollinger bands. Indikator Stochastic bergerak bearish cukup liat dengan momentum RSI yang cukup mahal.

Secara teknikal IHSG membentuk pola candle bearish counter attack dengan indikasi kembali menguji support MA5 di level 6.263. "Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak tertekan diperdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.172-6.296," katanya dalam laporan riset untuk perdagangan hari ini.

Komentar

Embed Widget
x