Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 02:56 WIB

FOOD Mainkan Faktor Ini Incar Laba Double Digit

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 8 Januari 2019 | 11:33 WIB

Berita Terkait

FOOD Mainkan Faktor Ini Incar Laba Double Digit
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) mengaku yakin dengan target laba bersih pada 2019 bisa tumbuh double digit menjadi Rp2 miliar dengan pendapatan mencapai Rp200 miliar dari prognosa 2018.

Faktornya sebagai produsen makanan olahan dengan tahun politik menjadi pertimbangan serta prediksi pertumbuhan ekonomi yang relatif stabilnya. "(Tahun 2019) cukup bagus dari sales mungkin mencapai Rp200 miliar, termasuk laba juga kurang lebih sekitar Rp1 miliar," kata Direktur Utama FOOD, Agustus Sani Nugroho usai pencatatan saham perdana perusahaanya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, (8/1/2019).

Agustus menjabarkan untuk tahun 2018 ini, perusahaan yang bergerak dibidang makanan dan minuman ini menargetkan laba bersih mencapai Rp1 miliar dengan pendapatan mencapai di atas Rp100 miliar.

"Secara proyeksi hampir double, double di bandingkan 2018, laba bersih kurang lebih Rp2 miliar (2019). Sekarang (2018) laba bersih posisi Rp940 juta di kuartal III 2018, akhir tahun mungkin Rp1 miliar.

Informasi saja, PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) secara resmi mencatatkan saham perdana di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini Selasa (8/1/2019). Dengan begitu Sentra Food Indonesia akan menjadi emiten pertama di 2019 yang melantai bursa.

Pada hajatan aksi korporasi ini perseroan menawarkan 150 juta lembar saham atau setara 33,33% dari modal ditempatkan melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Harga penawaran sahamnya sebesar Rp135 per saham. Dengan demikian Sentra Food akan meraup keuntungan sebesar Rp20,2 miliar.

Adapun, dana yang diperoleh dari hasil IPO, akan digunakan untuk meningkatkan setoran modal ke perusahaan anak yakni Kemang Food Industries (Kemfood) setelah dikurangi biaya emisi. Dana tersebut untuk membeli bahan baku daging dan bahan pembantu lain.

Rencananya setelah IPO, Kemfood akan meningkatkan kapasitas produksi menjadi 200 ton per bulan, dari yang sebelumnya hanya 150 ton per bulan. [hid]

Komentar

x