Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 16:25 WIB

Tahun Ini, WSKT Incar Laba Bersih Rp4 Triliun

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 5 Januari 2019 | 16:09 WIB
Tahun Ini, WSKT Incar Laba Bersih Rp4 Triliun
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (Persero/WSKT) menerima pembayaran atas proyek dan talangan tanah sebesar Rp36,75 triliun sepanjang 2018.

Perolehan tersebut dari sejumlah pembayaran proyek berbagai infrastruktur jalan tol hingga proyek Light Rail Transit (LRT).

Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra memaparkan, sejumlah proyek tersebut diantaranya pembayaran proyek jalan tol Batang-Semarang sebesar Rp5,75 triliun, proyek LRT Palembang sebesar Rp3,9 triliun, proyek tol Pasuruan-Probolinggo sebesar Rp2,1 triliun.

Selanjutnya, proyek Salatiga-Kartasura sebesar Rp2 triliun, proyek ruas tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (porsi VGF Tol Semarang-Batang) senilai Rp1,96 triliun, penerimaan proyek lainnya sebesar Rp18,23 triliun, serta adanya pengembalian dana talangan tanah sebesar Rp2,8 triliun.

Sementara, Direktur Keuangan WSKT Haris Gunawan menjelaskan, perseroan menargetkan tahun ini bisa membukukan laba bersih Rp4 triliun pada 2019. Perolehan laba tersebut ditargetkan bisa tercapai dengan asumsi perseroan bisa membukukan pendapatan senilai Rp54 triliun.

Sedangkan nilai kontrak baru ditargetkan sebesar Rp55 triliun sehingga total kontrak yang akan dikelola pada tahun 2019 diharapkan sebesar Rp120 triliun. "Dari target kinerja tersebut, perusahaan membidik laba bersih sebesar Rp4 triliun," kata Haris di Jakarta, Jumat (4/1/2019)?

Disamping itu, Haris mengungkapkan, nilai kontrak yang dikelola perseroan pada 2018 senilai Rp117 triliun dan pada 2019 ditargetkan bisa mengelola kontrak Rp126 triliun. "Teman-teman sudah tahu semua lah terhair kemarin kita dapat proyek kontrak bendungan di Aceh," tuturnya.

Haris menambahkan, meskipun perseroan belum dapat menyebut realisasi pendapatan hingga akhir 2018, naikin ditarejtkak akan tumbuh 10%. Semenatra untuk target tahun ini, perseroan membidik pendapatan sebesar Rp54 triliun. "Belum saya sebutkan karena masih proses audit. Pasti naik tapi nggak saya sebutkan dulu angkanya. Tahun depan (2019) targetnya Rp54 triliun," imbuhnya. [ipe]


Komentar

x