Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 15:57 WIB

Minggu Terakhir 2018, Geliat Apa di Pasar Saham?

Oleh : M Fadil Djaelani | Sabtu, 29 Desember 2018 | 19:12 WIB
Minggu Terakhir 2018, Geliat Apa di Pasar Saham?
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menutup perdagangan saham tahun 2018 di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Main Hall BEI, pada Jumat (28/12/2018). Perkembangannya seperti apa?

Mengutip data BEI, Sabtu (29/12/2018), sentimen positif yang tercipta selama 2018 telah memberikan pengaruh positif, tercermin pada capaian sejumlah rekor.

Semisal dari peningkatan jumlah investor saham yang meningkat 35% menjadi 851.903 investor. Selain itu, sepanjang tahun 2018 terdapat 57 Perusahaan Tercatat yang melakukan pencatatan perdana saham di BEI yang merupakan jumlah pencatatan perdana saham tertinggi selama kurun waktu 26 tahun terakhir sejak swastanisasi Bursa Efek Indonesia (d/h Bursa Efek Jakarta) pada 1992.

Jumlah pencapaian ini juga merupakan yang terbanyak di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada 2018. Aktivitas perdagangan di BEI juga mengalami peningkatan yang tercermin dari kenaikan rata-rata frekuensi perdagangan yang tumbuh 24% menjadi 387 ribu kali per hari dan menjadikan likuiditas perdagangan saham BEI lebih tinggi di antara bursa-bursa lainnya di kawasan regional Asia.

Selain itu, BEI mendapatkan penghargaan dari Global Islamic Finance Award sebagai The Best Emerging Islamic Capital Market Of The Year 2018 & The Best Supporting Institution Of The Year 2016, 2017, 2018 untuk ketiga tahun berturut-turut. [ipe]

Komentar

x