Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 03:52 WIB

ETF Berbasis IDX High Dividend 20 Diluncurkan

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 18 Desember 2018 | 11:28 WIB

Berita Terkait

ETF Berbasis IDX High Dividend 20 Diluncurkan
PT Indo Premier Investment Management ( IPIM ) meluncurkan reksa dana bursa (ETF) berbasis Indeks IDX High Dividend 20 yang diberi nama Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD). - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Indo Premier Investment Management ( IPIM ) meluncurkan reksa dana bursa (ETF) berbasis Indeks IDX High Dividend 20 yang diberi nama Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD).

Menurut Direktur Utama Indo Premier Investment Management, Diah Sofiyanti, setelah sukses meluncurkan sembilan produk reksa dana ETF, Indopremier kembali menunjukkan komitmen sebagai perintis industri ETF dengan meluncurkan reksa dana berbasis Indeks IDX High Dividend 20.

"Sebagai pengelola reksa dana ETF terbesar di Indonesia, kami terus berusaha meluncurkan produk yang bisa memberikan kemudahan bagi investor," kata Sofiyanti di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Dirinya menambahkan, XIHD merupakan produk reksa dana ETF pertama yang berbasis Indeks IDX High Dividend 20.

Sofiyanti menjelaskan, reksa dana ETF merupakan produk reksa dana yang unit penyertaannya bisa diperdagangkan setiap saat selama jam perdagangan BEI.

"XIHD merupakan ETF ke-10 yang kami luncurkan. Reksa dana ini memiliki unit penyertaan yang menggunakan tema faktor investasi dividen. Jadi, produk ini memiliki komposisi portofolio saham-saham dengan dividend yield yang tinggi, tercermin di Indeks IDX High Dividend 20," paparnya.

Sofiyanti mengungkapkan, saat kondisi pasar yang sedang tidak menentu, ETF bisa dijadikan alternatif instrumen investasi yang mampu meredam fluktuasi pasar.

Selain itu, lanjut dia, reksa dana ETF juga memberikan transparansi optimal dari sisi portofolio dan menciptakan keleluasaan bagi investor untuk bertransaksi pada saat perdagangan bursa.

"Hanya dengan satu klik, investor bisa memiliki portofolio 20 saham unggulan yang mampu menghasilkan dividend yield secara konsisten di atas 3%. Selain itu, kinerja imbal hasilnya melebihi kinerja Indeks LQ45 dan IHSG sejak tanggal dasar indeks pada 30 Januari 2009," tutur Sofiyanti.

Dengan demikian, jelas dia, para investor bisa meningkatkan atau menurunkan porsi saham bertema faktor investasi dividen ini dengan secara cepat, sehingga investor bisa mengambil keuntungan dan menghindari kerugian. [jin]

Komentar

Embed Widget
x