Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 09:59 WIB

Rajawali Berburu Investor di Pasar Modal

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 15 Desember 2018 | 15:50 WIB
Rajawali Berburu Investor di Pasar Modal
PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Keuangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), M Yana Aditya mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempertimbangkan alternatif sumber pendanaan lain, termasuk dari pasar modal.

Tujuannya untuk mempercepat ekspansi yang bakal dilakukan BUMN komoditas tersebut. "Di semester II/2018 masuk kuartal IV, BI mulai naikkan suku bunga. Bagi kami di pasar cukup ketat. Karena pembangunan bisnis kami butuh biaya. Maka kita harus itung uang kira-kira instrumen apa yang pas," kata Yana saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (15/12/2018).

Perseroan, kata dia, melirik pendanaan dari pasar modal. Lantaran, saat ini, bunga pinjaman di bank-bank konvensional, mulai naik pasca Bank Indonesia (BI) mengerek suku bunga acuan (BI-7 Day Reverse Repo Rate)

"Dengan bunga naik kami menghitung ulang kira-kira instrumen apa yang pas. Apakah masih menggunakan pinjaman perbankan atau kita ke pasar modal untuk menerbitkan obligasi," lanjut dia.

Meskipun demikian, pengusaha masih optimistis menatap ekonomi 2019. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, diprediksi mulai memberi dampak pada ekonomi di 2019.

Namun situasi ekonomi global seperti perang dagang Amerika Serikat (AS)-China yang masih berpotensi berlanjut, tentu mengharuskan sektor bisnis untuk berhati-hati. "Kami sebagai pelaku melihat bahwa ini sebagai rasa optimistis dengan adanya pembangunan. 2019 kita optimistis tapi tetap hati-hati," katanya. [ipe]




Komentar

Embed Widget
x