Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 11:43 WIB

Berburu Cuan 48 Persen di Saham DEAL

Oleh : Ahmad Munjin | Senin, 10 Desember 2018 | 00:15 WIB
Berburu Cuan 48 Persen di Saham DEAL
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Analis merekomendasikan beli saham PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) dengan target harga Rp988 dalam 12 bulan. Artinya, ada potensi cuan sebesar 47,91% dari harga Rp515 per saham. Tertarik?

Kiswoyo Adi Joe, kepala riset Narada Asset Management mengatakan, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) akan meningkatkan utilitas dalam pengelolaan dana melalui proyek Light Rail Transit (LRT) , SPP, serta Proyek Fleet yang akan dijalankan oleh perseroan pada 2019.

"Proyek fleet merupakan investasi untuk pembelian fleet trailer dalam melaksanakan pekerjaan pengiriman container dari dan ke pelabuhan ke gudang importer maupun exporter," kata dia dalam risetnya yang diterbikan akhir pekan lalu.

Target pendapatan 2018 sebesar Rp187miliar. Angka tersebut naik 28% dari 2017 sebesar Rp146miliar. "Pada tahun 2019, perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 84% menjadi Rp347 miliar dari estimasi 2018. Hal ini didorong diversifikasi pendapatan dari transportasi," ujarnya.

Selaitu itu, perseroan akan memperkuat kantor pusat dan cabang yang ada saat ini dengan fokus di Jakarta, Surabaya dan Semarang sebagai gerbang ekspor dan impor.

"Pengembangan area penjualan di Jakarta mencakup Cikarang, Karawang, Banten, area Jawa Timur mencakup Probolinggo, Mojokerto dan Malang," papar dia.

Perseroan juga melakukan kerjasama keagenan di luar negeri dengan basis ekspor dan impor. "Keagenan luar negeri merupakan perwakilan perseroan untuk menangani kargo pelanggan sesuai dengan tujuan," ucapnya.

Dengan melihat kondisi perseroan, Kiswoyo memprediksi untuk tahun 2020, laba perseroan meningkat sebesar 166%. "Namun, untuk perhitungan harga wajar perseroan saat ini, kami menurunkannya dengan hanya memakai pertumbuhan laba sebesar 100%," papar dia.

Hal tersebut dilakukan, lanjut Kiswoyo, karena pada saat riset ini dibuat, untuk tahun 2018, pihaknya memakai forecast laporan keuangan berdasarkan prediksi, mengingat belum tutup bukunya perseroan.

"Walaupun demikian kami tetap optimistis pendapatan dan laba yang kami prediksi dapat dicapai oleh perseroan berdasarkan hasil diskusi kami dengan management perseroan dalam kunjungan perusahaan pada tanggal 22 November2018," tuturnya.

Dia atas semua itu, Kiswoyo menentukan hitungan valuasi hargawajar. "Kami memberikan rekomendasi beli pada saham perseroan dengan harga wajar untuk tahun 2019 di level Rp988 per saham," imbuhnya. [jin]

Komentar

Embed Widget
x