Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:49 WIB

Mandiri Hadirkan Optimisme Investasi Tahun Politik

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 6 Desember 2018 | 00:15 WIB

Berita Terkait

Mandiri Hadirkan Optimisme Investasi Tahun Politik
Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bank Mandiri terus meningkatkan inovasi layanan bagi nasabah utama segmen private dan prioritas banking.

Kali ini, Bank Mandiri bersama Mandiri Manajemen Investasi menyelenggarakan Market Outlook bertema "Indonesias Market Potential and Global Economic Growth 2019".

Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, tema ini bertujuan untuk meningkatkan loyalitas dan memperkuat optimisme nasabah dalam berinvestasi di pasar keuangan dalam negeri pada tahun politik.

"Pada tahun 2018 ini tantangan dari gejolak ekonomi global yang turut mempengaruhi perekonomian dalam negeri telah berhasil kita lewati bersama. Tantangan baru akan menyambut kita di tahun 2019, yang berasal dari masih berlanjutnya gejolak perekonomian global, serta kondisi politik dalam menghadapi pemilihan umum dan pemilihan Presiden. Akan tetapi, kami Bank Mandiri tetap yakin bahwa tahun penuh tantangan tersebut akan mampu kita lewati bersama," kata Kartika saat membuka Market Outlook di Jakarta, Rabu (5/12/2018) malam.

Adapun isu yang dibahas dalam event ini antara lain, antisipasi pergolakan ekonomi dari fenomena perang dagang yang mungkin berlanjut setelah kenaikan tarif sejumlah produk impor oleh AS, apresiasi nilai tukar dollar AS terhadap mata uang global, kenaikan Fed Rate yang masih akan berlanjut, hingga perlambatan ekonomi China, ditambah pergolakan politik di awal tahun 2019.

Terkait hal itu, Kartika mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk membantu pemerintah menghadapi tantangan ekonomi dari dalam maupun luar negeri di tahun 2019 dengan terus menjaga pertumbuhan bisnis serta memberikan layanan terbaik kepada nasabah Bank Mandiri.

Sementara itu, CEO Mandiri Manajemen Investasi Alvin Pattisahusiwa berharap, Market Outlook ini dapat mempersiapkan nasabah utama Bank Mandiri secara finansial dengan memanfaatkan produk dan instrumen investasi yang dipersiapkan khusus oleh Mandiri Manajemen Investasi.

Salah satu produk investasi khusus itu yakni Mandiri Investa Asean 5 Plus yang merupakan instrumen investasi jangka panjang. Produk tersebut memiliki empat value proposition yang ditawarkan kepada nasabah, yaitu Offshore exposure, flexible alpha allocation, capturing ASEAN market growth, dan flexibility in times of volatility.

"Produk ini juga memanfaatkan strategi investasi yang termasuk moderat dengan cakupan portofolio saham terdiri atas big dan small caps, serta investasi di luar negeri," kata Alvin.

Dalam kesempatan itu, nasabah utama juga berkesempatan melakukan konsultasi pajak bebas biaya dengan Central for Indonesia Taxation Analysis (CITA) untuk mengetahui perkembangan kebijakan pajak pemerintah tahun depan.

Hingga Oktober 2018, Bank Mandiri memiliki 53.096 nasabah utama segmen private dan prioritas banking. Dari jumlah tersebut, aset finansial yang dikelola Bank Mandiri mencapai lebih dari Rp170 trilliun, tumbuh sekitar 2% dari periode yang sama tahun lalu.

Dalam pengelolaan nasabah utama tersebut, Bank Mandiri memiliki 63 Outlet Prioritas yang tersebar di seluruh Indonesia serta kerjasama strategis dengan Lombard Odier, salah satu bank swasta dari Swiss. [jin]

Komentar

x