Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 13:08 WIB

Soal Meikarta, BEI Terus Tunggu Penjelasan LPCK

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 22 November 2018 | 14:11 WIB

Berita Terkait

Soal Meikarta, BEI Terus Tunggu Penjelasan LPCK
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sejak kasus suap yang menimpa proyek Meikarta garapan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) bulan Oktober lalu, ternyata manajemen dari LPCK hingga saat ini belum pernah memenuhi panggilan dari otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal tersebut dikatakan Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (22/11/2018). "Internal investigation kan pada prinsipnya dia sampaikan. Lebih baik prosesnya berjalan dulu, dia menyampaikan penjelasan 80an ha itu sudah mendapatkan izin, jadi informasi tentang penangkapan, apakah itu bagian dari manajemen perusahaan," kata Nyoman.

"Kan sampai sekarang belum ada validasi manajemen yang jadi bagian perusahaan. Jadi berikan kesempatan prosesnya berjalan termasuk klarifikasi mereka silahkan perhatikan," tambah Nyoman.

Proyek Meikarta kebanggaan Lippo Grup yang moncer, tiba-tiba tenggelam disapu korupsi. Sejumlah pejabat dan pengusaha ditangkap KPK, memunculkan kehebohan publik.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan 9 orang tersangka dalam kasus suap terkait perizinan proyek Meikarta. Mereka adalah Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group, Taryudi, Konsultan Purnama, Fitra Djaja Purnama, serta Pegawai Lippo Group, Henry Jasmen.

Dari pihak penerima suap yang telah diganjar status tersangka adalah Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin. Dan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Jamaludin; Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Sahat MJB Nahar; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati; dan Kepala Bidang Tata Ruang PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi. [hid]

Komentar

x