Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 22:37 WIB

Inilah Alasan LafargeHolcim Lepas Saham SMCB

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 13 November 2018 | 11:09 WIB
Inilah Alasan LafargeHolcim Lepas Saham SMCB
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Swiss - Pemegang saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), LafargeHolcim telah memilih anak usahanya di Indonesia menjadi salah satu aset yang harus dijual.

Produsen semen kelas global ini menggunakan aset di Indonesia ini untuk mengurangi beban utang. Hasilnya, LafargeHolcim rela SMCB menjadi anak usaha baru PT Semen Indonesa Tbk (SMGR).

Sebab, LafargeHolcim pada Senin (12/11/2018) telah menandatangani perjanjian dengan PT Semen Indonesia jual beli 100% kepemilikan di PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) senilai US$1,75 miliar. Sebab FafargeHolcim memiliki 80,6 persen saham PT SMCB.

Aset yang akan dijual ke Semen Indonesia mencakup keseluruhan operasi LafargeHolcim di Indonesia, yang terdiri dari 4 pabrik semen, 33 pabrik siap pakai dan 2 tambang agregat, demikian mengutip dari laman resmi LafargeHolcim.

"Transaks ini sebagai bagian dari Strategi 2022, demimembangun untuk pertumbuhan. Kami telah berkomitmen untuk melakukan divestasi setidaknya CHF 2 miliar. Pengumuman hari ini (Senin,12/11/2018) adalah tonggak penting dalam mencapai target kami dan untuk meningkatkan kekuatan keuangan kami. Hasil dari transaksi ini secara signifikan akan meningkatkan rasio utang kami dengan target rasio 2 kali net debt to recurring EBITDA," kata Jan Jenisch, CEO LafargeHolcim.

Ruang lingkup kegiatan SMCB terutama meliputi pengoperasian pabrik semen, beton dan aktivitas lain yang berhubungan dengan industri semen, serta melakukan investasi pada perusahaan lainnya. Pangsa pasar utama Holcim dan anak usahanya yang di Indonesia berada di Pulau Jawa.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Holcim Indonesia Tbk adalah Holderfin B.V., The Netherlands (induk usaha), dengan persentase kepemilikan sebesar 80,65%. Induk usaha terakhir Holcim Indonesia adalah Holcim Ltd., Swiss.

Komentar

Embed Widget
x