Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 13:43 WIB

Laba PT Primarindo Asia Jatuh Jadi Rp170,45 Juta

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 1 November 2018 | 11:23 WIB

Berita Terkait

Laba PT Primarindo Asia Jatuh Jadi Rp170,45 Juta
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) mengalami penurunan laba bersih menjadi Rp170,46 juta per 30 September 2018 dari periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp3,9 miliar.

Perseroan pada periode ini hanya mengalami penurunan tipis di pos pendapatan menjadi Rp123,07 miliar dari Rp124,2 miliar. Untuk beban pokok penjualan menjadi Rp68,7 miliar dari Rp70,4 miliar. Jadi laba kotor naik tipis menjadi Rp54,34 miliar dai Rp53,83 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (1/11/2018). Perseroan menanggung beban penjualan menjadi Rp25,8 miliar dari Rp25,9 miliar. Beban administrasi menjadi Rp10,4 miliar dari Rp9,6 miliar. Pendapatan lain menjadi Rp243,99 juta dari Rp469,25 juta. Jadi laba usaha menajdi Rp17,71 miliar dari Rp18,19 miliar.

Untuk pendapatan keuangan menjadi Rp281,53 juta dari Rp289,46 juta. Beban keuangan naik menjadi Rp16,4 miliar sehingga menggerus keuangan perseroan dari beban sebelumnya sebesar Rp4,9 miliar. Jadi laba sebelum pajak turun drastis menjadi Rp1,54 miliar dari Rp13,52 miliar.

Perseroan mencatat pajak tangguhan menjadi Rp431,59 juta dari Rp4,45 miliar. Beban pajak kini menjadi Rp934,97 juta dari Rp5,06 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp170,46 juta dari Rp4,2 miliar.

Sementara total aset perseroan menjadi Rp88,3 miliar dari Rp89,32 miliar per 31 Desember 2017. Sedangkan total liabilitas menjadi Rp173,09 miliar dari Rp173,9 miliar.


BIMA adalah emiten dengan bisnis yang meliputi bidang usaha infrastruktur dan industri. Kegiatan BIMA dari sejak pendirian sampai saat ini meliputi industri alas kaki khususnya produksi sepatu olah raga dan yang berhubungan dengan pengolahan bahan-bahan dasar pembuatan sepatu olah raga tersebut.

Merek sepatu yang diproduksi dan dipasarkan BIMA adalah Tomkins. Selain itu, BIMA juga menerima order produksi sepatu dari merek lain, diantaranya Lonsdale, Dunlop, Firetrap dan lain-lainnya.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Primarindo Asia Infrastucture Tbk, antara lain PT Golden Lestari (86,57%) dan PT NH Korindo Securities Indonesia (XA) (6,13%).

Harga saham BIMA di Rp60 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham BIMA di Rp118 per saham pada penutupan 24 April 2018. Untuk harga terendah di Rp59 per saham pada penutupan 6 September 2018.

Komentar

Embed Widget
x