Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 12:13 WIB

BJBR Akui Batalkan MoU dengan Meikarta

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 26 Oktober 2018 | 08:01 WIB

Berita Terkait

BJBR Akui Batalkan MoU dengan Meikarta
Komisaris Independen bank bjb Suwarta (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko bank bjb Agus Mulyana, Direktur Keuangan bank bjb Nia Kania, Direktur Konsumer & Ritel bank bjb Suartini dan Direktur Operasional bank bjb Fermiyant - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Pembangunan Derah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menegaskan perusahaan tidak ikut menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) kepada nasabah dalam rangka pembiayaan hunian di Meikarta.

"Kita tidak pernah menyalurkan pinjaman kredit kepemilikan rumah KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPA (Kredit Pemilikan Apartemen), jadi kreditnya nol," kata Sekretaris Perusahaan BJBR, M Asadi Budiman usai paparan publik kuartal III 2018 di Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Adi mengakui bahwa perusahaanya sempat melakukan Memorendum of Understanding (MoU) dengan pihak pengembang Meikarta, namun perjanjian tersebut sudah dibatalkan.

"Dulu memang kita pernah melakukan MoU dengan Meikarta, tapi sudah kami batalkan," ucapnya.

Sementara itu hingga kuartal III 2018 bank bjb berhasil menyalurkan kredit dengan total kredit sebesar Rp74,6 triliun. Berkaitan dengan penyaluran kredit itu, bank bjb berhasil menjaga kualitas kredit dengan Non Performing Loan (NPL) pada level 1,58%. Rasio NPL ini lebih baik dibandingkan catatan OJK mengenai NPL industri perbankan yang berada di level 2,74% per Agustus 2018.

Seperti diketahui, megaproyek Meikarta yang dikembangkan oleh PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), menjadi sorotan publik. Pada 14-15 Oktober lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, 4 orang pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi, serta Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dalam kasus dugaan suap perizinan Meikarta.

Atas kasus ini beberapa perbankan mulai menahan diri serta menghentikan sementara penyaluran kredit properti Meikarta. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Komentar

x