Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 12:05 WIB

2018, BEI Kantongi Emisi Obligasi Rp93,3 Triliun

Oleh : Ahmad Munjin | Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:10 WIB

Berita Terkait

2018, BEI Kantongi Emisi Obligasi Rp93,3 Triliun
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menampung total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 sebanyak 74 (tujuh puluh empat) Emisi dari 47 (empat puluh tujuh) Perusahaan Tercatat senilai Rp93,35 triliun.

Pada Kamis (11/10/2018), Sukuk Mudharabah Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry I Tahun 2018 diterbitkan oleh PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry.

Penerbitan tersebut resmi tercatat di BEI dengan nilai nominal Rp500 miliar, dengan tingkat Nisbah 15 persen setara 10 persen per tahun dan jangka waktu 3 (tiga) tahun.

Masih pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018 (Sukuk Ijarah) yang diterbitkan oleh PT PLN (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp832 miliar.

Sedangkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018 dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp224 miliar.

"Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 74 (tujuh puluh empat) Emisi dari 47 (empat puluh tujuh) Perusahaan Tercatat senilai Rp93,35 triliun," kata Hani Ahadiyani, Person in Charge (PIC) Divisi Komunikasi PerusahaanPT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, akhir pekan ini.

Dengan seluruh pencatatan pada pekan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 370 (tiga ratus tujuh puluh) emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp422,043 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 114 (seratus empat belas) Perusahaan Tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 (sembilan puluh empat) seri dengan nilai nominal Rp2.298,50 triliun dan US$200 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 (sebelas) emisi senilai Rp10,16 triliun. [jin]

Komentar

x