Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:31 WIB

Rupiah Jatuh, Pendapatan PT Jembo Cable Turun 10%

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 9 Oktober 2018 | 14:53 WIB

Berita Terkait

Rupiah Jatuh, Pendapatan PT Jembo Cable Turun 10%
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) pada tahun 2018 memperkirakan akan mengalami penurunan kinerja keuangan dari sisi pendapatan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu disebabkan adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Direktur JECC, Cahayadi Santoso menjelaskan, penurunan pendapatan tersebut disebabkan kontrak penjualan kabel dengan PT PLN dan swasta pada awal tahun 2018 berpatokan dengan nilai tukar Rp13.000-an per dollar Amerika Serikat. Tapi saat ini, nilai tukar berada pada kisaran Rp14.000 - Rp15.000 per dolar Amerika Serikat.

"Padahal bahan baku tembaga naik 13%, dan almunium naik 19,9%, kenaikan karena dollar," kata Cahayadi di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Padahal, lanjut dia, kontrak pada PLN mencapai 30% dari total penjualan dan 16,15% dipegang swasta lainnya.

"PLN dan swasta tidak mau merubah nilai kontrak sehingga biaya produksi kami masih menggunakan patokan Rp13.000-an per dollar," kata dia.

Seperti diketahui, JECC pada akhir tahun 2017 mencatatkan pendapatan Rp2,184 triliun dan laba bersih Rp83,355 miliar.

"Jadi tahun ini, pendapatan JECC akan turun 5-10%," kata dia.

Dalam kesempatan ini, dia juga menjelaskan, bahwa pihaknya tengah menimbang untuk melakukan pemecahan nilai saham atau stock split pada tahun depan untuk mencapai target kinerja keuangan. Hal itu juga dipercaya dapat meningkatkan likuiditas saham.

"Salah satu opsi agar saham perseroan likuid dengan melakukan stock split," kata dia.

Hingga sesi I perdagangan hari ini, JECC tidak ada transaksi dan tidak mengalami perubahan harga pada level Rp6.675 per lembar saham. [hid]

Komentar

x