Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 06:37 WIB

Rupiah Runtuh, Fundraising Pasmod Ngintili

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 8 Oktober 2018 | 13:15 WIB

Berita Terkait

Rupiah Runtuh, Fundraising Pasmod Ngintili
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah antarbank di Jakarta, Senin pagi (8/10/2018) melemah 7 poin menjadi Rp15.190 per US$. Posisi sebelumnya Rp15.183 per US$.

Bahkan pada siang ini, mata uang Garuda sempat menembus level Rp15.200 per US$. Pelemahan kurs rupiah ini, tentunya menjadi sentimen negatif bagi pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen mengatakan, fluktuasi nilai tukar rupiah sedikit berimbas terhadap menurunnya fundraising atau penggalangan dana lewat pasar modal (pasmod).

"Emang fundraising-nya turun, jumlahnya yang datang ke kita memang menurun dibanding tahun lalu. Mungkin karena tahun 2017 tuh besar banget jadi mungkin beberapa perusahaan sudah ngambil yang sebelumnya," kata Hoesen di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Meski begitu, Hoesen melihat potensi penghimpunan dana di pasar modal tahun ini akan menurun di banding tahun sebelumnya. Dia memprediksi fund raising di pasar modal tahun ini tak sampai Rp200 triliun, padahal BEI pernah menargetkan tahun ini mencapai Rp253 triliun."So far yang sudah ke kita mungkin tidak akan. Yang pasti enggak akan sebesar tahun lalu, atau di bawah Rp200 triliun," tambahnya. [ipe]


Komentar

x