Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 14:32 WIB

Lalai Laporan Keuangan, 15 Emiten Ini Kena Sanksi

Senin, 8 Oktober 2018 | 13:00 WIB

Berita Terkait

Lalai Laporan Keuangan, 15 Emiten Ini Kena Sanksi
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Operator bursa menjatuhkan sanksi terhadap 15 emiten, karena lalai menyampaikan kewajiban keterbukaan berupa laporan keuangan semester I-2018.

Bahkan, beberapa emiten telah terkena denda Rp50 juta hingga Rp150 juta. PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rina Hadriyani menyampaikan, saat ini terdapat 677 efek dan perusahaan tercatat yang berkewajiban menyampaikan laporan tengah tahun 2018.

Dengan rincian, 612 perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan semester I 2018, tujuh perusahaan tercatat berbeda periode pelaporan dan 44 efek dan perusahaan tercatat tidak wajib menyampaikan laporan tengah tahun 2018. "Hanya 15 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni 2018," kata Rina di BEI, Senin (7/10/2018).

Adapun salah satu dari 612 emiten yakni PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dikenakan denda Rp50 juta dan peringatan tertulis I dan II karena penyampaian laporan auditan semester I 2018 lewat batas waktu yang telah ditentukan.

Sementara 10 emiten mendapat peringatan tertulis I karena sampai 1 Oktober 2018 belum menyampaikan laporan keuangan auditan per 30 Juni 2018. Rinciannya yaitu; PT Energi Mega Persada Tbk, PT Intermedia Capital Tbk, PT Pelayaran Tamarin Samudera Tbk, PT Visi Media Asia Tbk, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, PT Lippo Cikarang Tbk, PT Lippo Karawaci Tbk, PT Tira Austenite Tbk, PT Hanson International Tbk, dan PT Wahana Pronatural Tbk.

Selain itu, sebanyak 3 emiten mendapat peringatan tertulis III dan denda Rp150 juta. Pasalnya, hingga 1 Oktober 2018 belum menyampaikan laporan keuangan tengah tahun tidak audit maupun audit.

Terakhir, BEI juga mengenakan peringatan tertulis I kepada PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk karena belum menyampaikan laporan keuangan auditan semester I 2018 hingga tanggal 1 Oktober 2018.




Komentar

x