Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 17 Oktober 2018 | 19:46 WIB

Bencana Palu-Donggala

Beri Keringanan, Mandiri Mendata Debitur Korban

Kamis, 4 Oktober 2018 | 11:26 WIB

Berita Terkait

Beri Keringanan, Mandiri Mendata Debitur Korban
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bank Mandiri akan memberikan keringanan kepada nasabah yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Saat ini, Mandiri tengah mendata dan mengkaji debitur yang terdampak bencana. Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, bank tentu akan melakukan restrukturisasi atau memberikan keringanan agar nasabah yang tertimpa musibah tidak keberatan membayar kewajiban-kewajiban kredit.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memiliki ketentuan perlakuan khusus bagi debitur yang terkena dampak musibah bencana alam. Hal itu mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 45/POJK.03/2017 tentang Perlakuan Khusus Terhadap Kredit atau Pembiayaan Bank Bagi Daerah Tertentu di Indonesia yang Terkena Bencana Alam.

Sebelumnya, pemberian keringanan juga dilakukan Bank Mandiri bagi nasabah yang terdampak bencana gempa di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kami menyadari, saat ini cash flow nasabah pasti terganggu sehingga kami mempertimbangkan untuk membantu meringankan, tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan menyesuaikan dengan ketentuan regulator. Dan untuk memberikan perlakuan khusus, Bank Mandiri terus melakukan pendataan dan pengkajian terhadap nasabah-nasabah tersebut," kata Rohan Hafas.

Bank Mandiri sendiri di wilayah Palu dan Donggala memiliki 7 kantor cabang yang didukung lebih dari 70 ATM. Pascagempa dan tsunami, Pada 1 Oktober 2018, Bank Mandiri mengoperasikan kantor cabang Sam Ratulangi dan 6 unit ATM di Palu, Sulawesi Tengah.

Pembukaan operasional cabang ini untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan masyarakat pasca terjadinya bencana gempa dan tsunami.

Perseroan juga secara bertahap menerjunkan relawan untuk mendukung tanggap darurat bencana serta mendukung upaya pemulihan layanan.

"Kami turut berduka atas bencana yang terjadi wilayah Palu dan Donggala, sebagai bagian dari badan usaha milik negara kami akan terus hadir untuk memberikan bantuan penanganan bencana, terutama untuk mengurangi kesulitan masyarakat dalam memperoleh bahan makanan maupun tempat berlindung," tambah dia.

Selain itu, Bank Mandiri juga telah mengirimkan bantuan makanan untuk pengungsi serta 18 unit generator set dan 414 unit emergency lamp untuk memudahkan penyediaan energi listrik dan penerangan. [jin]

Komentar

x