Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 13:29 WIB

Dukung Program Sejuta Rumah

IPEX 2018, BBTN Guyur Kredit Rp8,7 T

Senin, 1 Oktober 2018 | 18:18 WIB

Berita Terkait

IPEX 2018, BBTN Guyur Kredit Rp8,7 T
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Melalui Indonesia Property Expo (IPEX) 2018, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk gelontorkan kredit anyar Rp8,7 triliun.

Acara yang diinisiasi bank pelat merah berkode emiten BBTN ini, 22-30 September 2018, berhasil menembus target kredit selama IPEX 2018 yang dipatok Rp5 triliun.

Direktur Consumer Banking BBTN, Budi Satria menjelaskan, antusiasme masyarakat di luar ekspektasi. "Awalnya kami cuma menargetkan 7.000 pengunjung dan pada saat penutupan jumlah pengunjung tercatat mencapai lebih dari 13.000 orang. Ini sangat luar biasa," kata Budi dalam rilis kepada media di Jakarta, Senin (1/10/2018).

Menurut Budi, keberhasilan IPEX 2018 juga bisa dicermati dari total transaksi selama pameran.
"Ini satu bukti bahwa masih banyak masyarakat yang butuh rumah. Apakah itu untuk ditempat ataukah sebagai sarana investasi. Yang jelas rumah masih menjadi pilihan bagi masyarakat walaupun pada saat ini kondisi ekonomi dunia bergejolak," terangnya.

Selama penyelenggaraan, banyak promosi atau gimik yang ditawarkan kepada masyarakat. Semisal, bunga promo 6,25% fixed 1 tahun dan penawaran KPR Zero untuk memudahkan masyarakat Indonesia memiliki rumah.

Melalui produk yang merupakan rebranding dari KPR Easy Payment tersebut, debitur hanya membayar cicilan bunga KPR dengan grace period pokok selama 2 tahun.

Promosi lainnya selain suku bunga kredit yang terjangkau, dan uang muka yang murah, Bank BTN juga menawarkan pembebasan biaya provisi, administrasi,bebas appraisal, diskon asuransi jiwa kredit 20%, simplifikasi dokumen, dan jangka waktu KPR hingga 30 tahun.

"IPEX 2018 yang diikuti 149 pengembang, menawarkan 730 proyek, diantaranya proyek Transit Oriented Development (TOD)," kata Budi.

Per Agustus 2018, Bank BTN sudah merealisasikan KPR Subsidi sebanyak 128.218 unit. Sementara, KPR Non Subsidi sebanyak 34.559 unit rumah, atau total 162.777 unit rumah. Yang setara Rp27,2 triliun. Secara total, angka tersebut naik 12,7% ketimbang Agustus 2017 yang mencapai 144.482 unit rumah, atau setara Rp23,10 triliun.

Pencapaian program sejuta rumah terus diburu BTN melalui komitmen kredit konstruksi yang mendukung penyaluran KPR. Per Agustus 2018, BBTN sudah mencairkan kredit konstruksi untuk menyokong KPR Subsidi bagi 227.350 unit. Sedangkan kredit konstruksi untuk menyokong KPR non subsidi disalurkan untuk 113.841 unit

Secara keseluruhan, baik KPR maupun kredit konstruksi terkait program Sejuta rumah, kata Budi, BBTN mencapai 67,20%. Atau setara 503.968 unit rumah dari target 2018 sebanyak 750.000 unit rumah. [tar]

Komentar

x