Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 13:56 WIB

Akhir Bulan PGN Mulai Bayar Akuisisi Pertagas

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 26 September 2018 | 00:15 WIB

Berita Terkait

Akhir Bulan PGN Mulai Bayar Akuisisi Pertagas
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menyelesaikan proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas). Proses akuisisi diawali dengan pengambilalihan 51 persen saham Pertagas.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso mengatakan target akuisisi ini akan
dilaksanakan akhir September ini. "Kami minta doa agar (proses dari akuisisi) berjalan dengan baik," kata Gigih di Jakarta, Selasa (25/9/2018)

Gigih mengatakan, pembayaran itu adalah tahap pertama dari rencana dua tahap pelunasan transaksi. Adapun akuisisi Pertagas dengan total nilai Rp16,6 triliun. "Ini sudah disepakati dua tahap pembayaran," ujar Gigih.

Gigih menyebutkan, pembayaran mayoritas saham Pertagas tahap pertama bakal menggunakan dana kas internal PGN. Sementara untuk tahap kedua bakal menggunakan pendanaan yang dicari PGN.

PGN sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) dengan Pertamina pada 29 Juni 2018 lalu.

Dengan penandatanganan CSPA ini, PGN menjadi pemilik mayoritas Pertagas sebanyak 51%. Integrasi bisnis gas ini dilakukan guna mendorong perekonomian dan ketahanan energi nasional, melalui pengelolaan infrastruktur gas yang terhubung dari Indonesia bagian Barat (Arun) hingga Indonesia bagian Timur (Papua).

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, dengan penandatanganan CSPA ini, proses Holding BUMN Migas telah mencapai tahapan yang penting dan sejumlah tujuan baiknya dapat terwujud. Holding BUMN Migas ini dapat menciptakan kedaulatan dan ketahanan energi yang membawa manfaat untuk masyarakat dan negara.

Setelah proses integrasi ini selesai, Pertamina sebagai Holding BUMN Migas mengarahkan PGN selaku Subholding Gas mengelola bisnis gas secara terintegrasi di Indonesia. "Pertagas akan diintegrasikan sebagai anak usaha PGN, dalam kerangka Holding Migas sebagaimana ditetapkan dalam PP No. 06 Tahun 2018," ujar dia. [hid]

Komentar

x