Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 07:51 WIB

PT Panca Budi Catat Laba Naik 43,8%

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 21 September 2018 | 14:53 WIB
PT Panca Budi Catat Laba Naik 43,8%
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 43,8% per 30 Juni 2018 menjadi Rp141 miliar dari periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp89 miliar.

Sedangkan margin laba berish naik dari 6,1% menjadi 7,1% per 30 Juni 2018. Kenaikan laba ini karena terjadi peningkatan kapasitas pabrik di Jawa Tengah dengan beban biaya tenaga kerja yang lebih rendah.

Perseroan juga menjelaskan untuk EBITDA mengalami peningkatan sebesar 37,8% menjadi Rp204 miliar dari Rp148 miliar. Sedangkan pendapatna usaha bersih meningkat 23,7% menjadi 1,98 triliun dari Rp1,6 triliun.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (21/9/2018). Peningkatan penjualan seiring peningkatan penjualan kaontor plastik dan biji plastik karena peningkatan volume penjualan.

Untuk aset, perseroan mencatat mengalami peningkatan menjadi Rp1,9 triliun dari Rp1,8 triliun. Total ekuitas mengalami kenaikan menjadi Rp1,37 triliun dari Rp1,32 triliun.

Ruang lingkup kegiatan bisnis PBID adalah bergerak dalam bidang industri plastik terpadu. Kegiatan usaha yang dijalankan saat ini adalah memproduksi dan memdistribus produk kantong plastik dan produk lainnya; serta perdagangkan biji plastik. Merek-merek utama kantongan plastik yang dimiliki adalah Pluit, Tomat, Bangkuang, Jeruk, Cabe, 222, 007, Wayang, Gapura, Sparta, Liberty, Dayana, Dayak, dan PB.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Panca Budi Idaman Tbk, yaitu PT Alphen Internasional Corporindo (74,67%) dan Djonny Taslim (5,33%).

Saham PBID dibuka di harga Rp1.105 per saham. Dalam satu tahun terakhir harga tertinggi saham PBID di Rp1.190 per saham pada penutupan 24 Agustus 2018. Sedanbgkan harga terendah di Rp845 per saham pada penutupan 18 Desember 2017.

Komentar

x