Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 21:15 WIB

PT Indopora Alami Penurunan Laba Jadi Rp16,2 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 18 September 2018 | 09:40 WIB
PT Indopora Alami Penurunan Laba Jadi Rp16,2 M
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) mengalami penurunan drastis laba bersih per 30 Juni 2018 menjadi Rp16,27 miliar dari Rp67,28 miliar pada periode yang sama tahun 2017.

Untuk pendapatan periode tersebut, perseroan mencatat penurunan menjadi Rp363,27 miliar dari Rp486,93 miliar. Untuk beban pokok pendapatan menjadi Rp275,86 miliar menjadi Rp348,81 miliar.

Jadi laba kotor menjadi Rp87,4 miliar dari Rp138,12 miliar. Untuk beban usaha menjadi Rp66,6 miliar dari Rp61,1 miliar. Jadi laba operasi menjadi Rp20,9 miliar dari Rp77,06 miliar.

Laba sebelum pajak menjadi Rp17,8 miliar dari Rp68,91 miliar. Beban pajak menjadi Rp1,6 miliar dari Rp1,62 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp16,2 miliar dari Rp67,28 miliar.

Untuk total aset perseroan menurun menjadi Rp1,8 triliun dari Rp1,84 triliun. Sedangkan total liabilitas menjadi Rp598,07 miliar dari Rp633,59 miliar.

Ruang lingkup kegiatan bisnis PT Indopora adalah berusaha dalam bidang jasa, pemborongan umum (general contractor), perdagangan umum, perindustrian, pengangkutan, agrobisnis, perbengkelan, percetakan, penjilidan dan penerbitan, serta pertambangan. Kegiatan usaha utama yang dijalankan Indopora saat ini adalah mengerjakan proyek-proyek konstruksi untuk pondasi bangunan.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Indonesia Pondasi Raya Tbk adalah Manuel Djunako, yakni dengan persentase kepemilikan sebesar 83,17%.

Komentar

x