Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 17:00 WIB

IHSG Masih Bisa Naik Lagi

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 14 September 2018 | 08:21 WIB

Berita Terkait

IHSG Masih Bisa Naik Lagi
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat (14/9/2018) berpotensi akan bergerak menguat lagi dengan menguji level resistance dengan range pergerakan 5.823-5.913.

Menurut analis saham Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, IHSG secara teknikal bergerak kembali menguat rebound tepat pada level Moving Average 5 hari dengan berpotensi besar kembali menguji level 5900 yang bertepatan dengan level Moving Average 20 dan 50 hari. "Indikator stochastic bergerak positif mendekati level jenuh beli dengan momentum bullish dari Indikator RSI yang mendukung pergerakan," katanya.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ASRI, BMTR, JPFA, PTBA, TRAM, BBTN.

IHSG kemarin berakhir menguat 60,12 poin (+1,04%) cukup optimis kelevel 5858.27 mengiringi penguatan nilai tukar Rupiah terhadap US$. Mata uang mayoritas negera berkembangpun naik kecuali Lira turki yang terperosok sebelum kenaikan suku bunga.

Sektor Infrastruktur (+2.05%) dan Keuangan Perbankan (+1.76%) memimpin penguatan dan mengalami rebound setelah sebelumnya terkoreksi cukup signifikan. Harga acuan obligasi 10 tahun naik dan yield turun 6,4 basis point seiring outlook Bank Indonesia yang cukup optimis pada nilai tukar rupiah yang diproyeksi tahun 2019 berada dikisaran Rp14.300 sampai Rp14.700 per US$.

Meskipun demikian aktifitas pembelian investor asing relatif sepi dengan tercatat net sell 193.73 miliar rupiah dengan saham INDF, PGAS dan BBRI menjadi yang terbanyak di Jual Investor Asing.

Sementara bursa Asia ditutup menguat signifikan diatas 1%. Indeks Hangseng (+2.54%), CSI (+1.08%), Nikkei (+0.96%) dan TOPIX (+1.11%) menguat hingga akhir sesi perdagangan seakan mengakhiri pelemahan terpanjang dalam 16 tahun terakhir.

Faktor prospek negosiasi perdagangan baru antara dua negara berekonomi terbesar di Dunia menjadi yang utama. Pemerintah AS mengusulkan putaran pembiacaraan baru mengenai perdagangan dengan Beijing melalu mentri keuangan AS, Steven Mnuchin.

Komentar

Embed Widget
x