Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 17:37 WIB

Bayar Utang, Super Energy Cari Dana Lewat IPO

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 13 September 2018 | 17:20 WIB

Berita Terkait

Bayar Utang, Super Energy Cari Dana Lewat IPO
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Super Energy Tbk berencana melepas 35% sahamnya melalui skema Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Presiden Direktur PT Super Energy Tbk, Agustus Sani Nugroho mengatakan perseroan menawarkan 240 juta lembar saham atau 16,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh melalui IPO.

"Pada saat yang sama kami juga mengkonversi MCB senilai Rp46,124 miliar menjadi 297,576 juta lembar saham atau 19% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh," kata Agustus di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Dijelaskannya, harga penawaran akan berada pada kisaran Rp150-Rp160. Sehingga perusahaan pengolah gas suar ini akan meraup dana Rp36 miliar hingga Rp38,4 miliar, yang akan digunakan perseroan untuk membayar kewajiban utang kepada sejumlah suplier perusahaan.

"Dana itu akan digunakan untuk melunasi utang kepada suplier dan rekanan kerja lain, sehingga dapat dikatakan sebagai modal kerja, kalau investasi yang lain kita tidak, karena investasi kita sudah selesai," ujar dia.

Untuk memuluskan rencana tersebut, perseroan telah menunjuk PT Jasa Utama Capital Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Lebih jauh, Agutus berharap pelaksanaan pencatatan saham pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 5 Oktober 2018, setelah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada tanggal 26 September 2018. Sementara masa penawaran pada tanggal 28 September hingga 1 Oktober 2018 dan asa penjatahan pada tanggal 3 Oktober 2018.

Pada saat yang sama Presiden Direktur PT Jasa Utama Capital, Deddy Suganda Widjaja mengatakan, calon emiten ini menarik karena menjadi satu satu perusahan pengolah gas suar yang akan melantai di bursa.

"Apalagi Price earning (PE) tahun 2019 berada pada kisaran 8X hingga 11 kali," kata dia.

Perkiraan itu, jelas dia, berdasarkan target pendapatan tahun 2019 sebesar Rp350,5 miliar dan laba bersih Rp33,7 miliar. Sementara pada akhir tahun 2018 Super Energy berharap membukukan pendapatan Rp300 miliar dan laba bersih Rp2,35%. [jin]

Komentar

x