Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 17:15 WIB

DMAS Catat Prapenjualan Rp561 Miliar

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 12 September 2018 | 14:48 WIB

Berita Terkait

DMAS Catat Prapenjualan Rp561 Miliar
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) selaku pengembang kawasan terpadu modern berbasis industri mencatatkan prapenjualan lahan industri seluas 21,7 hektar sepanjang periode Januari - Juni 2018. Capaian ini menjadi yang tertinggi di pangsa pasar penjualan lahan industri.

Direktur DMAS, Tondy Suwanto mengatakan, pada semester pertama tahun 2018 perseroan mencatatkan pra penjualansebesar Rp 561 miliar dari penjualan lahan industri, lahan komersial, maupun produk hunian, atau sekitar 45% dari target pra penjualan Perseroan senilai Rp1,25 triliun.

"Hal ini mengokohkan kembali posisi DMAS sebagai pemimpin di sektor pengembang kawasan industri dalam beberapa tahun terakhir," kata Tondy dalam siaran pers, Rabu (12/9/2018).

Tondy juga yakin, target prapenjualan itu tercapai karena didukung oleh tingginya permintaan yang diterima perseroan seluas sekitar 100 hektar. Apalagi, permintaan yang tinggi itu berasal dari perusahaan otomotif maupun non-otomotif dan sebagian besar merupakan perusahaan-perusahaan asing.

"Hal ini mengindikasikan minat investasi asing di dalam negeri masih tinggi," kata dia.

Sementara itu, sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri serta akselerasi proyek-proyek infrastruktur pemerintah, DMAS terus mengembangkan kawasan residensial yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.

Berbagai tenant komersial ternama, seperti sekolah, rumah sakit, chain restaurant, dan SPBU, telah berinvestasi dan beberapa di antaranya telah beroperasi di Kota Deltamas.

Di samping itu, seiring meningkatnya jumlah ekspatriat Jepang di kawasan industri Kota Deltamas, saat ini tengah dibangun Japanese School dengan kurikulum pendidikan Jepang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak ekspatriat Jepang di kawasan Kota Deltamas.

"Pengembangan kawasan residensial dan komersial ini penting dilakukan sebagai sinergitas pengembangan kawasan industri perseroan sehingga dapat memperkuat posisi kami sebagai pemimpin di sektor pengelolaan kawasan industri," imbuh Tondy.

Adapun dari sisi keuangan, DMAS memiliki kelebihan lain, yaitu tidak memiliki utang (zero-debt). Hingga saat ini, belanja modal berasal dari pendanaan internal yang memadai. Kas Perseroan per semester 1 tahun 2018 mencapai Rp 233,27 miliar. [jin]

Komentar

x