Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 21:50 WIB
Hightlight News

IHSG Masih dalam Tekanan Sentimen Global

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 10 September 2018 | 05:40 WIB

Wall Street Tertekan Sikap Trump

IHSG Masih dalam Tekanan Sentimen Global
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Secara teknikal IHSG masuk kembali ke fase downtrend dalam jangka pendek setelah mengalami koreksi tajam pada awal pekan lalu. Rebound yang dialami dalam dua hari terakhir, adalah upaya bagi IHSG untuk masih mencoba bergerak dalam trend sideways jangka menengahnya.

Menurut praktisi pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko, IHSG masih mencoba bertahan di area support kisaran 5.557-5.620, sementara untuk resistance berada di kisaran 6.085-6.117. Penembusan ke bawah level support 5.557 akan membawa IHSG kembali ke trend bearish. "Sebaliknya apabila IHSG mampu menembus keatas resistance 6.117, maka IHSG akan kembali ke trend bullish," katanya Minggu (9/9/2018).

Untuk awal pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam volatilitas dan cenderung tertekan, dengan perkiraan support di level 5.745, sedangkan untuk resistancenya berada di area gap atas dikisaran 5.868-5.889. "Indikator teknikal MACD yang cenderung bergerak turun ke bawah centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih berada dalam fase downtrend dalam jangka pendek."

Pekan ini tidak ada data ekonomi penting dari dalam negeri. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar pada pekan ini, diantaranya adalah    Senin 10 September 2018, rilis data inflasi China, Rilis data neraca perdagangan, manufaktur dan GDP Inggris.

Selasa 11 September 2018, Rilis data keyakinan bisnis Australia, Rilis data pendapatan dan pekerjaan Inggris. Rabu 12 September 2018, Rilis data harga produsen dan persediaan minyak AS. Kamis 13 September 2018, Rilis data pekerjaan Australia, Kebijakan suku bunga BOE Inggris, Kebijakan suku bunga dan pernyataan ECB, Rilis data inflasi AS. Jum’at 14 September 2018, Pernyataan Gubernur BOE Carney, Rilis data ritel AS.

1 2

Komentar

x