Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 05:11 WIB

Paruh Pertama, Laba AALI Anjlok 24,9% Jadi Rp784 M

Rabu, 29 Agustus 2018 | 13:36 WIB

Berita Terkait

Paruh Pertama, Laba AALI Anjlok 24,9% Jadi Rp784 M
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan produksi CPO (Crude Palm Oil) sebesar 868 ribu ton di semester I-2018. Naik 13,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 762 ribu ton.

Kenaikan ini sejalan dengan kenaikan produksi Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 6,6%. Persisnya dari 2,47 juta ton pada pertengahan 2017, menjadi 2,63 juta ton pada pertengahan 2018. Terjadi pula kenaikan pembelian TBS dari pihak ketiga, awalnya 1,27 juta ton menjadi 1,66 juta ton. Terjadi kenaikan sebesar 31%.

Pencapaian kinerja operasional pada semester I-2018 ini, tergambarkan oleh kinerja perseroan yang secara konsolidasi menghasilkan pendapatan bersih Rp9,02 triliun, bertumbuh 5,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,55 triliun. Yang disebabkan oleh kenaikan volume penjualan produk CPO dan turunannya sebesar 19%, atau sebesar 159 ribu ton.

Di sisi lain, harga jual rata-rata CPO pada semester I-2018 turun 7,5% dari Rp 8.536/kg menjadi Rp 7.893/kg. Harga jual sami mawon, rata-rata Kernel turun 17,3% dari Rp 7.581/kg menjadi Rp6.267/kg. Harga jual rata-rata Olein juga turun 5,7% dari Rp 8.695/kg menjadi Rp 8.202/kg.

Penurunan harga ini berdampak pada laba operasional Perseroan, tercatat mengalami penurunan sebesar 28,5% menjadi Rp1,09 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,52 Triliun.

Kondisi ini mendorong laba bersih perseroan pada semester I- 2018 turun 24,9%, menjadi Rp 784 miliar dari Rp1,04 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, laba operasional perseroan pada kuartal kedua 2018 dibandingkan dengan kuartal I-2018 meningkat 33%, yaitu dari Rp466 miliar menjadi Rp620 miliar.

Dan, laba operasional kuartal II-2018 meningkat 55% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 400 miliar. Peningkatan laba operasional ini memberikan dampak pada pertumbuhan laba bersih perseroan pada kuartal II-2018 yang meningkat 20,5% dibanding kuartal I-2018 dari Rp355 miliar menjadi Rp428 miliar. Untuk laba bersih perseroan meningkat 76,6% dibanding kuartal kedua periode sebelumnya sebesar Rp 243 miliar.

Total luas areal tertanam perkebunan kelapa sawit Perseroan sampai dengan Juni 2018 adalah sebesar 291 ribu hektar yang terdiri dari kebun inti sebesar 224,6 ribu hektar dan kebun plasma sebesar 66,3 ribu hektar. Dari total luas areal tertanam tersebut 272,1 ribu hektar merupakan areal yang sudah menghasilkan.

Saat ini, kapasitas olah pabrik kelapa sawit Perseroan adalah sebesar 1.510 ton TBS per jam dengan jumlah pabrik kelapa sawit sebanyak 31 unit. Selain itu, perusahaan mengoperasikan 2 unit CPO refinery dengan total kapasitas pengolahan sebesar 3000 CPO ton per hari yang berlokasi di Sulawesi Barat dan Dumai, Riau. Dan perusahaan juga mengoperasikan 1 unit Refinery PKO (Palm Kernel Oil) dengan kapasitas pengolahan sebesar 400 ton/hari yang berlokasi di Sulawesi Barat. [tar]

Komentar

Embed Widget
x