Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Januari 2019 | 02:47 WIB

Pasar Modal Bergejolak

Pemerintah Sebut Investasi SBR 004 Lebih Menarik

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 20 Agustus 2018 | 11:03 WIB

Berita Terkait

Pemerintah Sebut Investasi SBR 004 Lebih Menarik
(Foto: Inilahcom/Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah melalu Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi menerbitkan Savings Bond Retail (SBR) seri 004 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (20/8/2018).

Adapun minimal penawaran surat utang negara ini minimal Rp1 juta dengan jatuh tempo 2 tahun, dan kupon mengambang 8,05% dengan fasilitas early redemption.

Apalagi surat utang ini bisa dibeli para investor lewat flatform online.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiyaan dan Resiko Kemenkeu Luky Alfirman mengatakan ditengah-tengah kondisi pasar modal yang bergejolak tentunya alternatif sumber investasi yang lain menjadi pertimbangan, maka SBR004 ini layak untuk menjadi koleksi investasi.

"Di tengah gejolak pasar modal sekarang ini, pemerintah menerbitkan SBR004 ini dengan beberapa pertimbangan yang membuatnya menarik, karena ini aman dan dijamin negara, serta bisa dibeli melalui online, dan dengan bunga sebesar 8,05%," kata Luky di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Dia menambahkan obligasi negara tanpa warkat dengan tanggal jatuh tempo pada 20 September 2020 ini sebagai langkah pemerintah untuk melakukan pendalaman pasar obligasi. "Kami ingin memperbanyak partisipasi masyarakat, makanya kami kan terus perbanyak instrumen investasi," katanya.

Luky menyebutkan, minimum pemesanan SBR004 yang ditawarkan secara online melalui sistem e-SBN ini sebesar Rp1 juta dan maksimum pemesanan mencapai Rp3 miliar rupiah. "Jenis kupon dari SBR004 ini floating with floor dengan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate," ujar Luky.

Lebih lanjut dia merincikan, tingkat kupon untuk periode tiga bulan pertama (19 September-20 Desember 2018) sebesar 8,05% yang ditambah spread tetap 255 basis poin dari BI 7-day Reverse Repo Rate yang saat ini 5,5%.

"Tingkat kupon berikutnya. Akn disesuaikan setiap tiga bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatuh tempo. Penyesuaian kupon didasarkan pda suku bunga acuan ditambah spread 255 bps," paparnya.

Dia menegaskan, pembayran kupon dilakukan pada tanggal 20 setiap bulan mulai 20 Oktober 2018. "Pemerintah memberi kesempatan kepada setiap Warga Negara Indonesia untuk berinvestasi di SBR004 dan sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan naasional," ujar Luky. [jin]

Komentar

x