Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 04:50 WIB

PT MDKA Incar Dana Rp600 M dari Saham Baru

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 13 Agustus 2018 | 13:03 WIB

Berita Terkait

PT MDKA Incar Dana Rp600 M dari Saham Baru
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Empat pemegang saham mayoritas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) telah menyatakan akan menyerap Penawaran Umum Terbatas (PUT) I melalui penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dengan demikian, emiten tambang emas itu, setidaknya mengantungi Rp549,6 miliar dan Rp600 miliar dari pembeli siaga dalam penerbitan saham baru tersebut.

Rincinya, PT Mitra Daya Mustika (MDM ) pemilik 16,49% saham perseroan akan menyerap 98,09 juta saham baru atau Rp220,702 miliar, PT Trimitra Karya Jaya (TKJ) pemilik 13,69% saham akan menyerap 81,454 juta saham atau Rp183,272 miliar, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) pemilik 6,35% akan menyerap 37,74 juta lembar atau Rp84,93 miliar.

Selain itu PT Srivijaya Kapital akan menyerap 27,06 juta lembar atau Rp60,885 miliar. Hal itu tertuang dalam keterbukaan prospectus PUT I MDKA pada laman Bursa Efek Indonesia, Senin (13/8/2018).

Namum jika, pemegang saham MDKA saat ini tidak melaksanakan haknya dalam rights issue ini, maka pembeli siaga dalam hal ini PT Suwarna Arta Mandiri akan mengambil sisa saham. Jumlahnya maksimum Rp600 miiiar akan diserap oleh pembeli siaga. Rencananya, pembeli siaga ini akan melakukan pembayaran pada tanggal 4 September 2018.

Sementara itu, dalam prospektus tersebut perseroan akan melepas 594,931 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.250. Dengan demikian perseroan berpotensi meraup Rp1,338 triliun jika semua pemegang saham melaksanakan hak right issue.

Selanjutnya dana hasil PUT I tersebut akan digunakan membayar utang kepada PT Saratoga Investama Sedaya Tbk(SRTG) senilai USD20,24 juta, USD19,11 juta kepada Provident Capital Indonesia, USD23,655 juta kepada Pierfront Capital Mezzanine Fund Pte Ltd dan kepada PT Mitra Daya Mustika (MDM) senilai US$14,94 juta.

Sedangkan sisianya, akan digunakan sebagai modal kerja anak usaha dalam bentuk pinjaman. Anak usaha tersebut adalam BSI (Bumi Suksesindo), MMS (Merdeka Mining Servis), DSI (PT Damai Suksesindo), BTR ( Batuta Tembaga Raya) dan BKP (Batutua Kharisma Permai).

Pencatatan untuk memperoleh HMETD pada tanggal 20 Agustus 2018, perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dan negoisasi pada tanggal 14 Agustus 2018, pasar tunai pada tanggal 20 Agustus 2018. [hid]

Komentar

x