Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 13:36 WIB

Sepanjang 2018, Total Emisi Obligasi Rp71,4 T

Minggu, 5 Agustus 2018 | 14:11 WIB

Berita Terkait

Sepanjang 2018, Total Emisi Obligasi Rp71,4 T
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi Obligasi dan Sukuk sepanjang 2018 adalah 60 emisi dari 41 emiten senilai Rp71,44 triliun.

Pada pekan ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan Seremoni Pembukaan Perdagangan dengan mengundang stakeholders Pasar Modal.

"Di antaranya, pada Senin (30/7/2018) oleh PT MNC Sekuritas dan PT MNC Life Assurance dalam rangka Peluncuran MNC (Gemar Menabung Saham Indonesia) Gemesin Plus," Oskar Herliansyah, Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, akhir pekan ini.

Di hari berikutnya,perdagangan di BEI dibuka dalam rangka pencatatan perdana Efek Beragun Aset Mandiri GIAA01, yakni Surat Berharga Hak Atas Pendapatan PenjualanTiket Kelas A (EBA Kelas A) yang diterbitkan oleh Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Mandiri GIAA01 dan Surat Berharga Hak Atas Pendapatan Penjualan Tiket Kelas A pada Selasa (31/7/2018).

Efek Beragun Aset Mandiri GIAA01--Surat Berharga Hak Atas Pendapatan Penjualan Tiket Kelas A ini dicatatkan dengan nilai total nominal sebesar Rp1,8Triliun. "Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 60 Emisi dari 41 Emiten senilai Rp71,44 triliun," ujarnya.

Dengan pencatatan ini, total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 283 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp341,53 triliun dan US$0 juta, diterbitkanoleh 79 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 89 seri dengan nilai nominal Rp2.224,71 triliun dan US$200 juta. EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp10,87 triliun.

Kemudian pada Rabu (1/8/2018), Perdagangan Bursa Efek Indonesia dibuka oleh Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dalam rangka Musyawarah Anggota Tahunan AEI 2018 dan di hari berikutnya, Kamis (2/8/2018) dibuka oleh PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dalam rangka Peluncuran Efek Beragun Aset Retail di Main Hall BEI. [jin]

Komentar

Embed Widget
x