Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:56 WIB

AEI Minta Keringan Biaya Pencatatan Tahunan

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:11 WIB

Berita Terkait

AEI Minta Keringan Biaya Pencatatan Tahunan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Perubahan manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru diharapkan dapat mengurangi keringanan biaya pungutan tahunan pencatatan perdana atau Annual Listing fee (LF) emiten ekuitas.

Pasalnya, dalam tiga tahun belakangan emiten dikenakan LF berdasarkan besaran kapitalisasi pasar sehingga terasa memberatkan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Isakayoga meminta manajemen BEI pimpinan Inarno Djayadi mengembalikan dasar perhitungan pungutan pencatatan tahunan menjadi berdasarkan modal disetor.

"Kami minta pungutan pencatatan tahunan tidak lagi berdasarkan kapitalisasi pasar tapi kembali seperti zaman pak Ito ( Dirut BEI 2009-2015) yakni berdasarkan modal disetor," kata Isakayoga di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Ia menjelaskan, pungutan berdasarkan kapitalisasi pasar akan memberi kesan bahwa peraturan tersebut menjadi hukuman bagi emiten dengan kapitalisasi pasar besar. "Seharusnya berdasarkan modal disetor saat pencatatan saham perdana," jelasnya.

Usul itu, kata dia, telah disampaikan kepada Direksi BEI periode 2015-2018. Hanya saja, usul tersebut hanya menjadi kajian. "Sekarang kami akan kami usulkan lagi," ucap dia.

Saat ini, biaya pencatatan tahunan untuk emiten di papan pengembangan maupun papan untuk berlaku aturan setiap kelipatan Rp1 milar dari kapitalisasi pasar dikenakan Rp500.000. Hanya saja berlaku berlaku paling kurang Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta. [hid]

Komentar

x