Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 10:31 WIB

Perang Dagang, Emiten Sawit Ini Pede Cari Peluang

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 12 Juli 2018 | 12:45 WIB
Perang Dagang, Emiten Sawit Ini Pede Cari Peluang
Direktur Utama Perseroan Usli Sarsi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Di tengah-tengah isu perang dagang antara Amerika Serikat dan China, pengusaha kelapa sawit dalam negeri diharapkan dapat melihat peluang dari sengketa kedua negara tersebut.

Hal itu yang dilakukan oleh manajemen PT Mahkota Group Tbk (MGRO) yang memandang optimistis industri kelapa sawit dalam negeri.

"Saya optimis akan prospek pertumbuhan perkebunan kelapa sawit kedepannya, kita ini penghasil CPO (crude palm oil) terbesar dunia, kita cari peluang tersebut," kata Direktur Utama Perseroan Usli Sarsi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Dia bilang produksi CPO di Indonesia diperkirakan akan tumbuh 7% pada tahun ini, Indonesia merupakan negara produsen CPO terbesar di dunia. Sampai bulan Oktober 2017, produksi CPO Indonesia ada di level 34,04 juta ton dan eskpor CPO Indonesia berada di level 26,73 juta ton.

"Kalau kita hampir 70% kelapa sawit kita ekspor, kita melihat peluang kalau perang dagang ini akan memberi keuntungan buat kita," kata Usli.

Asal tahu saja, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) resmi mencatatkan sahamnya (IPO) di pasar modal Indonesia. Perseroan melepas sebanyak 703,688 juta saham diharga Rp225 per saham.

Melalui pelepasan 703,688 juta saham di harga Rp225 per saham, maka perusahaan meraup dana segar lebih dari Rp158,329 miliar dari proses hajatan IPO.

Adapun dana hasil IPO dibayar emisi, sebesar 60% akan digunakan untuk pengembangan industri hilir melalui investasi ke Entitas Anak PT Mutiara Unggul Lestari (MUL), yaitu PT lntan Sejati Andalan (ISA Entitas Anak MUL) yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik Refinery dan Kernel Crushing Plant yang berlokasi di jalan Duri Dumai, Desa Bathin Sobanga, Kabupaten Bengkalis, Riau. Serta pembiayaan modal kerja anak usaha. [jin]

Komentar

x