Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 02:43 WIB

BEI Kedatangan 3 Saham Baru, Mana Paling Laris?

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Kamis, 12 Juli 2018 | 09:57 WIB

Berita Terkait

BEI Kedatangan 3 Saham Baru, Mana Paling Laris?
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (12/7/2018) pagi ini kedatangan 3 emiten baru, yakni PT Mahkota Group Tbk, PT Sinergi Megah Internusa Tbk dan PT NFC Indonesia Tbk.

Mereka sekaligus akan menjadi emiten ke 28, 29 dan 30 ditahun 2018, dengan kode emiten masing-masing MGRA, NUSA dan NFCX.

Pada pencatatan perdagangan awal, ketiga saham emiten tersebut langsung berada di zona hijau, MGRA langsung meroket 49% atau naik 112 poin ke level Rp338 dari harga pembukaan awal Rp226.

Pada level tersebut saham MGRA ditransaksikan sebanyak 1 kali dengan 10 lot saham dengan nilai Rp338 ribu.

Sementara untuk saham NUSA juga langsung berada di zona hijau dengan naik 69% atau naik 104 poin ke level Rp254 dari harga pembukaan Rp150.

Pada level tersebut saham NUSA ditransaksikan sebanyak 8 kali dengan 2970 lot saham dengan nilai Rp75,4 juta.

Sedangkan untuk saham NFCX juga langsung meroket naik 49% atau naik 920 poin ke level Rp2.770 dari harga pembukaan sebesar Rp1.850.

Pada level tersebut saham NFCX ditransaksikan sebanyak 18 kali dengan 3174 lot saham dengan nilai Rp879 juta.

Dalam hajatan IPO ini, Mahkota Group membidik dana dari IPO sebesar Rp140,74 miliar - Rp175,92 miliar dengan melepas sebanyak-banyaknya 703,68 juta lembar saham, atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Adapun, Sinergi Megah Internusa melepas 1,2 miliar saham atau 15,58% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan dengan target perolehan dana sebesar Rp324 miliar - Rp396 miliar. Komisaris Utama perseroan adalah salah satu investor properti terkemuka, Benny Tjokrosaputro.

Sementara NFC Indonesia akan melepas 166 juta lembar saham biasa atau sebesar 25% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum saham perdana. Saham tersebut memiliki nominal Rp100 dan dilepas dengan harga penawaran Rp1.850 per lembar. Dari proses IPO, NFC Indonesia akan mengantongi dana segar Rp308,33 miliar. [jin]

Komentar

x