Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 03:12 WIB

Hutama Karya Pilih Obligasi jika PMN Tak Rp12 T

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 11 Juli 2018 | 18:05 WIB

Berita Terkait

Hutama Karya Pilih Obligasi jika PMN Tak Rp12 T
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negera (BUMN) tengah menelaah alternatif pendanan penyelesaian proyek tol trans Sumatera.

Hal itu jika pengajuan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Hutama Karya (HK) sebesar Rp12,5 triliun tidak disepakati atau kurang dari jumlah dari yang diajukan.

Hal itu disampaikan Kepala Subdirektorat Mitigasi Risiko APBN Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Riko Amir kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

"Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN tengah mengodok alternatif pembiayaan penugasan HK dalam tol Sumatera seperti penerbitan Obligasi," kata dia.

Ia menjelaskan, penerbitan obligasi tersebut direncanakan akan menggunakan jaminan negera. Dalam hal ini dia memastikan ruang untuk memberikan jaminan pembiayaan infrastruktur masih terbuka lebar.

"Yang pasti, Pemerintah dan HK sedang melakukan konsultasi dalm rangka penerbitan surat jaminan atas ruas Pekan Baru- Dumai," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Hery Trisaputra menyampaikan, peran Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam penyelesaian tol Sumatera sangat diharapkan karena berdasarkan statitik lalu lintas hanya dilalui 5.000 atau kurang ekonomis.

"Sehingga membuntuhkan pendanaan jangka panjang atau lebih dari 10 tahun," ujar dia.

Ia melanjutkan, perkembangan pengerjaan tol trans Sumatera telah menyelesaikan 82 km beroperasi Selain itu 14 km siap beroperasi, 521 km dalam tahap konstruksi dan 419 km tahap pengadaan tanah. [jin]

Komentar

x