Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 02:13 WIB

Bisnis Properti di Tahun Politik, POLL tetap Pede

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 11 Juli 2018 | 11:14 WIB

Berita Terkait

Bisnis Properti di Tahun Politik, POLL tetap Pede
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Emiten yang baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) PT Pollux Properties Indonesia (POLL) memandang optimistis industri properti pada tahun politik ini.

Perseroan menargetkan marketing sales untuk bisinis propertinya mencapai Rp15 triliun, sampai saat ini marketing sales yang sudah dikantongi perseroan mencapai Rp500 miliar.

Direktur Marketing Perseroan Maikel Tanuwidjaja memandang prospek bisnis properti tahun ini masih akan bergerak positif cenderung stabil karena secara makro ekonomi juga masih ditargetkan tumbuh.

"Bisnis properti kurang lebih akan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu dengan catatan tahun ini iklim politik cukup stabil. Jika semua stabil kami optimistis target bisa tercapai," kata Maikel di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Hanya saja, menurut Michael, bisnis properti tahun ini akan lebih banyak ditopang oleh segmen di bawah Rp2 miliar. Sedangkan pasar di atas harga tersebut dinilai masih akan lambat.

Pollux Properties Indonesia cukup agresif dalam memasang target karena perusahaan memang sedang menyiapkan empat proyek baru yang akan diluncurkan tahun ini.

Maikel mengungkapkan, dua dari proyek baru tersebut akan dibangun di Jabodebek. Sementara dua lagi akan diluncurkan di luar Jabodetabek yang masih dirahasiakan lokasinya tepatnya. "Kita akan luncurkan di kota yang sudah didukung dengan infrastruktur bagus," ujarnya.

Keempat proyek baru tersebut akan dikembangkan dengan konsep mixed use atau kawasan terpadu yang akan dirilis secara bertahap pada tahun ini.

Dirinya bilang, kawasan mixed use tersebut akan dikembangkan highrise building yang dilengkapi dengan residensial, perkantoran, kawasan ritel, hotel, universitas dan lain-lain.

Sekitar 40% dari target marketing sales tersebut akan disumbang dari proyek baru. Sedangkan 60% akan berasal dari proyek existing. Hanya saja, Maikel tidak menjelaskan lebih detail terkait proyek tersebut. [jin]

Komentar

Embed Widget
x