Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 01:05 WIB

Pollux Bidik Pendapatan Rp1,6 T dan Laba Rp400 M

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 11 Juli 2018 | 10:49 WIB

Berita Terkait

Pollux Bidik Pendapatan Rp1,6 T dan Laba Rp400 M
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pollux Properties Indonesia masih cukup optimistis memandang prospek properti tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, perusahaan pengembang ini menargetkan pendapatan pada tahun ini mencapai Rp1,6 triliun dengan proyeksi laba bersih sekitar Rp400 miliar.

"Laba bersih itu tumbuh sekitar 400% menjadi Rp400 miliar, lebih tinggi dari tahun yang lalu," kata Direktur Keuangan Perseroan Donisius Adi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Rabu (11/7/2018).

Menurut Adi meroketnya laba bersih yang di targetkan perseroan lebih disebabakan pendapatan booking sale pada tahun lalu dibukukan pada tahun ini, sehingga cukup mengerek laju laba bersih perseroan.

"Banyak booking sale yang tidak kita akui di tahun lalu karena proyeknya ada yang belum selesai, sehingga kita akuinya tahun ini lantaran sudah ada proyek yang telah selesai dan itu cukup banyak," katanya.

Sementara untuk target penjualan pemasaran PT Pollux Properties Indonesia menargetkan penjualan pemasaran atau marketing sales Rp15 triliun tahun 2018, sepanjang tahun ini perseroan sudah mengantongi Rp500 miliar marketing sales.

Perseroan beranggapan pada tahun politik ini prospek bisnis properti tahun ini masih akan bergerak positif cenderung stabil karena secara makro ekonomi juga masih ditargetkan tumbuh.

Asal tahu saja PT Pollux Properti Indonesia Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini Rabu (11/7/2018) sebagai perusahaan tercatat ke-27 sepanjang tahun 2018 dan perusahaan ke-591 yang tercatat di BEI dengan kode emiten POLL.

Pada saat pencatatan awal saham POLL langsung meroket 49% atau 305 poin ke level Rp920 dari harga penawaran awal Rp615 per unit saham.

Pada perdagangan tersebut saham POLL di borong sebanyak 5 kali frekuensi dengan volume 2.899 dengan nilai Rp266 juta.

Dari penawaran umum perdana saham perseroan berhasil meraih dana sebesar Rp205, 89 miliar. Dengan menawarkan sebanyak 1.247.823.600 saham baru di harga penawaran Rp615 per saham. [jin]

Komentar

x