Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 15:04 WIB

DEWA Optimistis Target Pendapatan 2018 Naik 71%

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 10 Juli 2018 | 14:17 WIB

Berita Terkait

DEWA Optimistis Target Pendapatan 2018 Naik 71%
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) optimistis memandang tahun 2018. Perusahaan Bakrie Group ini, membidik pendapatan tahun 2018 bisa naik 71% menjadi US$ 406,6 juta.

Sementara laba kotor pada tahun 2018 diproyeksikan meningkat 18% menjadi US$38,4 juta. EBITDA pada tahun 2018 diproyeksikan meningkat 178% menjadi US$90,6 juta.

Direktur Utama DEWA, Faisal Firdaus menyatakan, pihaknya optimistis akan dapat meningkatkan produksi secara signifikan pada tahun 2018. Hal tersebut karena adanya penambahan fleet produksi pada seluruh proyek, baik yang dilakukan sendiri melalui perbaikan alat produksi maupun tambahan kapasitas produksi dari subkontraktor.

"Dengan kinerja alat yang lebih baik, Perseroan optimis akan dapat meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2018 sesuai dengan yang diharapkan," kata Faisal usai RUPST Perseroan di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Memang kata Faisal sepanjang tahun lalu, perseroan mengalami penurunan laba produksi batubara sebesar 15,2% menjadi 12,77 juta metrik ton dibanding tahun sebelumnya sebesar 15,06 juta metrik ton.

"Penurunan produksi batubara terjadi terutama karena adanya jadwal perbaikan alat (fleet) produksi yang sudah saatnya dilakukan, sehingga menyebabkan jumlah fleet yang beroperasi sedikit menurun. Dalam jangka pendek, hal ini memang berdampak pada turunnya produksi batubara," katanya.

Untuk tetap tumbuh di masa yang akan datang dan meningkatkan kinerjanya, strategi Perseroan dalam Pengembangan bisnis adalah dengan menambah portofolio proyek-proyeknya.

Perseroan juga secara aktif mencari peluang-peluang baru di bidang lain selain di bisnis batubara, yang meliputi, oengembangan jasa kontraktor pertambangan batubara dengan menambah potensi proyek baru.

Pengembangan bisnis jasa pertambangan non-batubara (non-coal mining services), khususnya tambang mineral.

Pengembangan layanan penyediaan infrastruktur pertambangan, seperti pembuatan jalan tambang (mining road), pekerjaan earthwork, konstruksi sipil, dan sejenisnya.

Pengembangan jasa pertambangan dalam bentuk Technical Management Services & Mining Activities Supervision.

DEWA juga akan mengerjakan beberapa proyek potensial pada 2018. Beberapa proyek ini antara lain proyek penambangan mineral seng di Dairi, Sumatera Utara. Lokasi ini dimiliki oleh PT Dairi Prima Mineral dengan lingkup pekerjaan mining development. Periode kontrak 30 tahun semenjak dimulainya produksi. Nilai kontrak diestimasikan US$60 jutaUS$70 juta.

Selain itu, ada proyek penambangan tembaga dan emas yang berada di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, dimiliki oleh PT Gorontalo Minerals dengan lingkup pekerjaan road construction 12 kilometer.

Kemudian ada proyek penambangan emas, terletak di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Proyek ini dimiliki oleh PT Citra Palu Minerals dengan lingkup pekerjaan road construction dan surface preparation. Nilai kontrak diestimasikan US$40 jutaUS$55 juta. [jin]

Komentar

x