Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 September 2018 | 19:28 WIB

Suku Bunga Tinggi, PT SMI Pede Obligasinya Laris

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Selasa, 10 Juli 2018 | 14:02 WIB

Berita Terkait

Suku Bunga Tinggi, PT SMI Pede Obligasinya Laris
Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero secara resmi menerbitkan 2 surat utang.

Kedua surat utang tersebut adalah obligasi berbasis lingkungan/obligasi hijau (green bond) senilai Rp500 miliar dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2018 dengan jumlah dana sukuk mudharabah Rp1 triliun, di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penerbitan obligasi ini tentunya ditengah-tengah kenaikan suku bunga BI Rate 7 days repo rate. PT SMI mengaku optimis bahwa obligasinya bakal laris manis diborong investor.

"Kita pakai buku tahun Desember (2017), jadi final pricing-nya Juni. Jadi pas sekali saat suku bunga naik, kita sudah tentukan final pricing-nya, kalau dibilang ada dampak tentunya ada, tapi kita punya imbal hasil yang menarik bagi investor," kata Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Asal tahu saja, Bank Indonesia (BI) memutuskan kembali mengerek suku bunga acuan atau BI 7-day reverse repo rate (BI 7-DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. Kenaikan suku bunga acuan untuk kedua kalinya di bulan ini didasari keinginan BI menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"Animo investor sangat baik pada saat book building namun investor mengharapkan imbal hasil yang lebih tinggi karena kenaikan suku bunga," katanya.

Meski begitu, Emma mengakui dengan kenaikan suku bunga The Fed dan ekspektasi kenaikan BI Rate, beberapa investor menarik minatnya setelah penentuan kupon obligasi dan memilih menunggu kepastian kenaikan suku bunga.

Namun demikian, selama masa penawaran best effort, terdapat tambahan permintaan Green Bond sebesar Rp145 miliar, sehingga total emisi tahap I menjadi Rp500 Miliar.

"Kami senantiasa berkomitmen untuk memberikan bunga pembiayaan yang kompetitif terhadap proyek infrastruktur berwawasan lingkungan, namun demikian Green Bond kami tetap memberikan risk premium di atas obligasi pemerintah," ujar Emma. [jin]

Komentar

x