Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 04:50 WIB

Pasar Obligasi masih Potensial Naik

Oleh : Ahmad Munjin | Selasa, 10 Juli 2018 | 09:35 WIB

Berita Terkait

Pasar Obligasi masih Potensial Naik
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri ditengarai analis masih terdapat ruang penguatan yang salah satunya didukung oleh terapresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Selain itu, pasar obligasi masih mendapat dukungan dari meningkatnya pasar obligasi global di mana pelaku pasar mencoba mengesampingkan efek dari terjadinya perang dagang AS-Tiongkok," kata Reza Priyambada, analis senior CSA Research Institute di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Diharapkan Reza, sentimen yang ada dapat terjaga untuk mendukung kenaikan lanjutan dari pasar obligasi dalam negeri. "Meski demikian, tetap cermati dan waspadai jika masih adanya berbagai sentimen yang dapat membuat laju pasar obligasi kembali melemah," ujarnya.

Kemarin, pergerakan pasar obligasi kembali berada di zona hijau seiring laju rupiah yang kembali terapresiasi. Di sisi lain, pergerakan imbal hasil obligasi AS yang kembali turun turut direspons positif.

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 2,11 bps; tenor menengah (5-7 tahun) turun 7,43 bps; dan panjang (8-30 tahun) turun 3,59 bps.

Laju pasar obligasi cenderung bergerak naik seiring mulai adanya aksi beli. Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo 5 tahun dengan harga 93,15% memiliki imbal hasil 7,33% atau turun 0,14 bps dari sebelumnya di harga 92,62% memiliki imbal hasil 7,46%.

Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo 20 tahun dengan harga 95,49% memiliki imbal hasil 7,95% atau turun 0,10 bps dari sehari sebelumnya di harga 94,50% memiliki imbal hasil 8,06%.

Pada Senin (9/7/2018), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,92 bps di level 111,19 dari sebelumnya di level 110,17.

Sementara itu, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price naik 0,53 bps di level 105,78 dari sebelumnya di level 105,23.

Pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level 7,43% dari sebelumnya di level 7,62% dan US Govnt bond 10Yr di level 2,87% dari sebelumnya di level 2,825% sehingga spread di level kisaran 456,4 bps lebih rendah dari sebelumnya 479,8 bps.

Sedangkan pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya cenderung variatif turun. Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak naik di kisaran level 9,45%-9,55%.

Pada rating AA dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 10,05%-10,07%. Pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 11,05%-11,10%, dan pada rating BBB di kisaran 13,87%-13,97%. [jin]

Komentar

x