Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 18:27 WIB

Belum Eksplorasi

Lagi, BEI Wacanakan Aturan IPO Perusahaan Tambang

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 9 Juli 2018 | 12:47 WIB

Berita Terkait

Lagi, BEI Wacanakan Aturan IPO Perusahaan Tambang
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka wacana pemberian peluang kepada perusahaan tambang mineral batu bara untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) meskipun belum memasuki tahap eksplorasi.
Bursa Efek Indonesia pada 2014 telah melonggarkan aturan terkait syarat IPO untuk perusahaan tambang mineral batu bara dalam Peraturan I-A.1.
Dalam aturan tersebut, perusahaan tambang mineral dan batu bara yang belum berproduksi atau belum melakukan eksploitasi boleh IPO asalkan sudah melewati tahap eksplorasi. Namun, untuk itu BEI juga memberi syarat-syarat umum lainnya untuk menjamin calon emiten memang layak IPO.
Namun saat ini muncul wacana baru untuk memungkinkan perusahaan yang bahkan belum memasuki tahap eksplorasi untuk IPO.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan rencana tersebut akan kembali lagi dibahas oleh Direksi BEI yang baru, diharapkan tahun ini wacana tersebut bisa di lakukan pada tahun ini.
"Rencananya kemungkinan akan dilakukan di tahun ini," kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/7/2018).
Nyoman menambahkan kenapa BEI membuka kembali wacana aturan tersebut, lantaran dirinya melihat banyak dari perusahaan pertambangan yang membutuhkan dana segar untuk melakukan proses eksplorasi.
"Perusahaan-perusahaan tersebut lebih banyak membutuhkan pendanaan pada proses eksplorasi," katanya.
Meski demikian, Nyoman mengatakan bahwa pihak bursa menyadari betul risiko yang mungkin akan terjadi akibat implementasi aturan tersebut. Oleh karena itu BEI tengah menggodok terkait manajemen risiko sebelum mengeluarkan aturan ini.
Beberapa penanggulangan risiko antara lain adanya keterbukaan kepada investor terkait perusahaan. Selain itu, BEI juga akan mendengarkan pihak yang berkompeten terkait dengan cadangan dan potensi perusahaan. [jin]

Komentar

x