Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 01:08 WIB

Listing, IPCC Raup Dana IPO Rp835 Miliar

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 9 Juli 2018 | 10:37 WIB

Berita Terkait

Listing, IPCC Raup Dana IPO Rp835 Miliar
Direktur Utama IPCC Chiefy Adi Kusmargono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) secara resmi mencatatkan saham perdannya di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 509 juta saham dengan harga penawaran saham Rp1.640 per unit.

Itu berarti anak usaha Pelindo II ini akan meraup dana dari hajatan Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp835 miliar.

Direktur Utama IPCC Chiefy Adi Kusmargono mengatakan dana dari hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka pengembangan usaha yang meliputi pengembangan terminal kendaraan, dengan porsi 50%.

"Hari ini adalah sejarah, tonggak baru bagi perusahaan karena telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, kami bertekad untuk menjadi perusahaan bongkar muat kendaraan ke 5 terbesar pada 2023," kata Chiefy di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Menurut dia ketika IPCC berubah menjadi perusahaan publik, ini akan memungkinkan untuk melakukan hal yang lebih besar untuk pencapaian lebih tinggi sesuai Good Corporate Governance (GCG) dari apa yang telah dilakukan selama ini.

"IPCC memiliki profil keuangan yang sehat dan tim manajemen yang profesional," kata dia.

IPCC merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC). IPCC memberikan jasa pelayanan terminal kendaraan. Jasa pelayanan meliputi Stevedoring, Cargodoring, Receiving, dan Delivery.

Selain itu, demikian Chiefy, IPCC juga melayani pelayanan jasa lainnya, yaitu Vehicle Processing Center (VPC), Equipment Processing Center (EPC), Port Stock dan Transhipment Roro Services.

IPCC tidak hanya menyediakan jasa terminal untuk mobil, tapi juga untuk alat berat, truk, bus, dan suku cadang.

IPCC mengelola lahan seluas 31 hektar dengan kapasitas 700.000 unit kendaraan per tahun.
Sesuai rencana, pada 2022, IPCC menargetkan lahan seluas 89,5 hektar dengan kapasitas 2,1 juta kendaraan. Dengan demikian, IPCC diproyeksikan menjadi pengelola terminal mobil terbesar ke-5 di dunia. [jin]

Komentar

x