Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 15:30 WIB
 

Listing Perdana

Naik 69,5%, Saham Transcoal Langsung Autoreject

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Jumat, 6 Juli 2018 | 09:31 WIB
Naik 69,5%, Saham Transcoal Langsung Autoreject
(Foto: Inilahcom/Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - PT Transcoal Pacific Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya dengan skema Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Jumat (6/7/2018).

Perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelayaran ini melepas saham 1 miliar saham, itu berarti sepanjang tahun 2018 ini sudah ada 23 emiten yang melakukan listing, secara total sudah ada 587 emiten yang terdaftar di BEI.

Pada saat pencatatan awal saham dengan kode emiten TCPI langsung meroket 69,57% atau naik 96 poin ke level Rp234 dari penawaran awal saham sebesar Rp138 per unit saham, dengan naik 69,57% saham TCPI langsung kena autoreject dari otoritas bursa.

Di level harga tersebut saham TCPI ditransaksikan sebanyak 22 kali, jumlah volume 107 lot saham dengan nilai sebesar Rp2,5 juta.

Direktur Utama TCPI Dirc Richard Talumewo mengatakan jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO yakni 1 miliar saham merupakan 20% dari modal ditempatkan disetor Perseroan.

"Pencatatan saham ini merupakan realisasi dari komitmen manajemen untuk Go Public melalui mekanisme perdagangan di BEI," kata Richard di Gedung BEI, Jakarta.

Dana hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk kegiatan operasional Perseroan.

Dalam aksi korporasi ini, emiten pelayaran yang berdiri sejak 15 Januari 2007 lalu menunjuk penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Investindo Nusantara Sekuritas dan PT Jasa Utama Capital Sekuritas, serta 4 perusahaan penjamin emisi yakni PT Panca Global Sekuritas, PT Dhanawibawa Sekuritas Indonesia, PT Pacific Sekuritas Indonesia, PT Binaartha Sekuritas.

Menurut Anshy M Sutisna, Direktur Investment Banking PT Investindo Nusantara Sekuritas, yang bertindak selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek, pada Masa Penawaran Umum tercatat sebanyak 632 investor melakukan pemesanan saham Transcoal.

Dari total pemesanan saham yang masuk, sejumlah 2 miliar lebih saham merupakan permintaan yang berasal dari pooling allotment yang mencerminkan kelebihan permintaan sebanyak lebih dari 200X dari porsi pooling tersebut, atau secara keseluruhan terjadi oversubscribed sebesar hampir 3X total IPO.

Berdasarkan sistem penjatahan yang ditetapkan, 99% adalah alokasi untuk penjatahan pasti (fixed allotment) dan 1% untuk penjatahan terpusat (pooling allotment). [jin]

Komentar

x